YPLP-PGRI Kab Probolinggo Bantah Mutasi Guru PAUD, ER. Malah Anaknya, Eka, Diangkat Jadi Kasek PAUD Kertosono

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Setelah mencuat berita, oknum guru SMP Wonomerto, Sug, diduga main mata dengan, ER, guru PAUD Kecamatan Gading, hingga suami, ER, yakni KAS, mengaku kecewa terhadap tindakan YPLP-PGRI Kab Probolinggo, karena istrinya, ER, dimutasi dari PAUD Kecamatan Gading ke Desa Alasnyiur, Kecamatan Gading, kini dibantah keras oleh Ketua YPLP-PGRI (Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Probolinggo.

Pernyataan KAS, suami ER, guru PAUD tersebut adalah sangat tidak benar, dan terkesan fitnah.

Menurut Ketua YPLP-PGRI, Arief Hermawan CM, S.pd, menyayangkan sekali pada, KAS, bila dikatakan istrinya, ER, guru PAUD, di mutasi oleh lembaga. Namun yang terjadi sebenarnya, YPLP-PGRI, melakukan mutasi ER, atas permintaan suaminya sendiri, KAS.

Ketua YPLP-PGRI, Arief Hermawan CM, S.pd, bersama guru SMP, Sug, saat datang ke kantor Indonesiapost.co.
Guru SMP, Sug, berangkulan dengan, Kas, saling meminta maaf setelah Islah./indonesiapost.co

“Semula bapak Kas, sendiri minta istrinya, ER, untuk diberhentikan jadi Kasek PAUD. Itupun saya tolak karena saya tidak tega, dan hanya mutasi, ER, atas persetujuan suaminya,” jelas Arief, sapaan akrabnya, saat menemui Wartawan Indonesiapost.co dikantornya, Kamis malam (12/3/2020).

Ketua YPLP-PGRI, Arief Hermawan CM, S.pd, bersama guru SMP, Sug, menemui Wartawan Indonesiapost co, menjelaskan tentang kronologis mutasi guru PAUD, ER.

Pada tanggal 3 Pebruari 2020, suami ER yakni KAS, meminta pada Yayasan Lembaga Pendidikan, agar istrinya Er, diberhentikan dari jabatan Kasek PAUD Kec Gading.

Karena Yayasan masih peduli dan prihatin terhadap keluarga KAS, lalu Yayasan Lembaga Pendidikan, mengangkat anaknya KAS, berama Puspita diangkat menjadi Kasek PAUD di Desa Kertosono menggantikan ibunya, ER.

Beberapa hari kemudian, Kas, berubah pikiran dan menginginkan istrinya, ER, untuk diangkat lagi menjadi guru PAUD sekalipun mengajar diluar Kecamatan Gading.

“Atas permintaan suaminya, KAS, akhirnya YPLP PGRI mengangkat kembali jadi guru PAUD, dan ditempatkan pada sekolah PAUD yang kekurangan guru, yaitu di Desa Alanyiur,” kata Arief, heran dan kecewa pada Kas, karena guru ER, sudah diangkat kembali menjadi guru dan anaknya diangkat menjadi Kasek, kok masih berkoar yang tidak sesuai dengan fakta.

Sementara, guru SMP, Sug, juga membantah kalau dirinya dikatakan selingkuh dengn guru PAUD, Er.

Menurutnya, mereka sebatas teman guru dan saling curhat bila lagi chasting melalui HP nya.

“Masalah ini sudah clear, karena saya sudah dipertemukan dengan suaminya Er, yaitu bapak Kas. Setelah tahu, saya tidak selingkuh, bapak Kas dengan saya saling meminta maaf hingga berangkulan.”jelas Sug, prihatin kalau suami Er, tidak konsisten bahwa setelah islah kok masih memberikan keterangan pada Wartawan yang tidak sesuai dengan fakta.

Wartawan Indonesiapost.co menghubungi suami Er, yakni Kas, hingga 3 kali melalui ponselnya, tidak diangkat.(aud/ind).