WOW…Lagi, Lagi..Ketujuh Kalinya, Pemkab Probolinggo Raih Opini WTP Dari BPK. “MasyaAllah”.

SIDOARJO,Indonesiapost.co – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dibawah kepeminpinan, Hj Puput Tantriana Sari SE, Bupati Probolinggo, selama tujuh tahun mempertahankan sistem pengelolaan keuangan daerah, dan terus menerus membuahkan hasil.

Selasa (30/6/2020) siang, untuk ke tujuh kalinya secara berturut-turut Pemkab Probolinggo meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2019.

Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, saat menerima penghargaan meraih Opini WTP Dari BPK RI di Sidoarjo./indonesiapost.co

Opini WTP tersebut didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD oleh Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur, tahun anggaran 2019. Dengan demikian, Pemkab Probolinggo berhasil meraih opini WTP, selama 7 (tujuh) tahun berturut-turut sejak tahun 2013 silam.

Hasil audit penilaian BPK untuk tahun anggaran 2019 tersebut diserahkan oleh Kepala BPK-RI Perwakilan Jawa Timur, Joko Agus Setyono kepada Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE dan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, H Andi Suryanto Wibowo, di auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo.

Turut serta dalam penerimaan opini WTP tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Inspektur, H Sigit Sumarsono, Kepala Badan Keuangan Daerah, Hj Dewi Korina serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Yulius Christian.

Selain Kabupaten Probolinggo, ada 17 daerah lain yang hari itu juga menerima LHP atas LKPD dan mendapatkan opini WTP. Yakni, Kota Batu, Kabupaten Malang, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Nganjuk, Kota Malang, Kota Kediri, Kabupaten Magetan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Bojonegoro.

Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE, menyampaikan, ucapan terima kasih dan selamat kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tanpa terkecuali bersama dengan seluruh stafnya yang telah mempersiapkan proses interim ini dengan baik sehingga mampu mempertahankan opini WTP yang ketujuh.

“Tentunya ini menjadi harapan saya agar bisa memotivasi bagi kita semua dalam proses bisnis Pemerintah Kabupaten Probolinggo utamanya dalam perencanaan, pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah terus menerus kita pacu untuk lebih baik, lebih professional dan lebih transparan semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Tidak lupa Bupati Hj Tantri, sapaan tiap harinya, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan support luar biasa kepada jajaran eksekutif sehingga bersama-sama bisa berjalan beriringan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Terima kasih pula kepada masyarakat yang telah tanpa henti mendoakan kami semua para pelayan masyarakat sehingga harapannya kami mampu menjadi pelayan yang terus lebih baik dan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Tahun sebelumnya, mantan Menkopolhukam, Jendral (purn) Wiranto, dan mantan
Mendagr,i Tjahjo Kumolo, turut menyerahkan penghargaan tersebut./hm saudi hasyim jahur

Sementara Ketua BPK-RI Perwakilan Jawa Timur, Joko Agus Setyono, menyampaikan, pemeriksaan atas LKPD bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan oleh pemerintah daerah.

“Opini WTP yang diberikan BPK merupakan pernyataan professional pemeriksa mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan dan bukan merupakan jaminan bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh pemerintah sudah terbebas dari adanya fraud atau tindakan kecurangan lainnya,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, masyarakat Kabupaten Probolinggo mengaku bangga dan bersenang Hati, Pemkab Probolinggo selama 7 tahun meraih opini WTP dari BPK.

“MasyaAllah.! Kami yakin, keberhasilan ini atas kekompakan Bupati bersama aparat Pemkab, legislatif dan semua Stakeholder serta masyarakatnya. Semoga kedepan, kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo bertambah maju, terus meraih prestasi,” tutur H Abd Rasit SE, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Paiton.(ind/inf)