Usai Sholat Subuh, Kades Bayeman Lantik Sekdes di Masjid Roudhotul Barokah

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Acara pelantikan aparat Desa, tidak seperti biasanya. Bila ada kegiatan Desa seperti pelantikan aparat Desa, pastinya kegiatan itu, dilakukan di kantor atau di balai Desanya.

Namun acara pelantikan Sekdes dan pamong Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, tampil beda, Pasalnya pelantikan Sekdes tersebut dilaksanakan di dalam masjid Raudhotul Barokah di Desa setempat.

Kades Bayeman, Sumarto, yang juga sebagai pengusaha pasir gunung semeru, dan para jamaah masjid “Raudhotul Barokah” bersholawat Nabi Muhammad SAW./indonesiapost.co

Pelantikan Sekdes, Irvan Sumarsono dan Pamong Desa Kasi pemerintahan, M Tohir, dilaksanakan pada hari Jumat pagi (8/11/19) seusai sholat subuh, dan dihadiri Camat Tongas, H Sukarno, Danramil, Kapten Inf Basuki, dan Kapolsek Tongas, Iptu Gatot serta disaksikan puluhan jamaah masjid tersebut.

“Pelantikan Sekdes itu, dilakukan setelah usai sholat subuh, sehingga para jamaah masjid dengan hikmat mengikuti jalannya pelantikan Sekdes itu,”kata Kades Bayeman, Sumarto, mengaku usai acara pelantikan Sekdes, dan pamong Desa, secara kompak para jamaah masjid melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW atau nyerakal (bahasa madura,red).

Menurut Kades, Sumarto, berharap agar Sekdes dan Kasi Pemerintahan yang baru saja resmi dilantik, harus mampu menjaga dan dapat membedakan antara tugas yang menjadi konsumsi publik dengan tugas yang perlu dirahasiakan.

“Tugas kita adalah amanah dari Allah SWT sebagai pelayan masyarakat. Oleh karenanya, kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pinta Sumarto, mengaku acara pelantikan Sekdes dilaksanakan di masjid atas persetujuan takmir masjid, KH Abdul Karim.

Selain itu, bila aparat Desa sudah amanah menjalankan tugas, dan didukung dengan masyarakat yang rukun damai, maka Desa akan bertambah maju dan sejahtera.

“Bila aparatnya kompak dalam melaksanakan tugasnya, maka rakyat hidupnya menjadi baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur yaitu menjadi makmur, adil dan sejahtera,”aku Sumarto.(to/ind).