Tidak Gertak Sambal, Satpol PP Marah Lalu Segel Pabrik Kayu Tak Berijin

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Setelah dilakukan memonitor oleh petugas Satpol PP Kab Probolinggo pada pabrik kayu PT Mandiri Jaya Sukses Indo, yang berlokasi dipinggir jalan raya Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, pada hari Senin (1/4/19) kemarin.

Akhirnya, diketahui PT Mandiri Jaya Sukses Indo yang dikenal sebagai pabrik olahan kayu tidak mempunyai Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan tidak mempunyai Izin Gangguan, akhirnya Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Selasa (2/4/2019) melakukan tindakan tegas menyegel pabrik pengolahan kayu lapis tersebut.

Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo, Drs H Dwi Joko Nurjayadi MM, saat wawancara dengan para Wartawan./hm saud

Menurut Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo, H Dwi Joko Nurjayadi mengatakan, aparat Satpol PP tidak main gertak sambal, namun Satpol PP menyelamatkan Perda (Peraturan Daerah) sehingga petugas Satpol PP harus melakukan penyegelan terhadap Pabrik kayu yang tak punya kelengkapan ijin perusahaan.

“Pada hari Senin (1/4), semula petugas Satpol PP terkesan tidak berani menyegel pabrik kayu itu, dan petugas tidak memasang garis police. Namun setelah dilakukan monitoring dengan pemilik pabrik ternyata tidak dilengkapi surat ijin, lalu kami kordinasi dengan Kepala kantor PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu). Barulah kami melangkah menyegel pabrik kayu itu,” tegasnya

Lebih jauh dikatakan H Joko, panggilan akrabnya, menyatakan, batas waktu penyegelan pabrik kayu itu, sampai pabrik olahan kayu itu mempunyai kelengkapan ijin sesuai standart Perizinan seperti, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Izin Gangguan.

“Penyegelan bisa dilepas, apabila pabrik kayu itu sudah melengkapi surat-surat ijin yang sudah ditentukan Perda,” terangnya.

Secara terpisah, Kuasa Hukum Pabrik kayu PT Mandiri Jaya Sukses Indo, Sudibyo Cristian menjelaskan, hal tersebut bukanlah suatu kemenangan antara satu pihak, akan tetapi hanya untuk melakukan upaya hukum yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Penyegelan dan penutupan sementara ini hanya bersifat sementara. Hal itu karena surat-surat perijinan masih dalam proses. Dan ketika ijin sudah terbit, maka segel ini akan kami lepas,”tutur Sudibyo.

Untuk kelengkapan surat-surat perijinan sendiri, ia melanjutkan, proses penyelesaian surat ijin sendiri bisa dicek secara manual kepada Dinas terkait, “Bisa dicek sendiri, bahwa untuk perijinan PT Mandiri Jaya Sukses Indo ini masih on proses,” tambahnya.(inf/ind)