Tangkap Pencuri Kakap, Wartawan RmolJatim Acungkan Jempol Kapolres Probolinggo

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Keberhasilan Tim Buser Polres Kabupaten Probolinggo mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di 10 TKP (Tempat Kejadian Perkara) di wilayah Kecamatan Dringu dan Kecamatan Paiton, menjadi perhatian dan kebanggaan masyarakat, khususnya Wartawan RmolJatim, Syaiful, warga Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Sang Wartawan, Syaiful, warga Desa Dringu, yang pernah kecurian sepeda motornya pada bulan November 2019 lalu, memberikan acungan jempol dan berterima kasih pada Tim Buser Polres Probolinggo, yang telah berhasil menangkap pencuri kelas kakap, Supandi, warga Desa Blado Wetan, Kecamatan Banyuanyar, saat mencuri motor di Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo, AKBP Drs Eddwi Kuriyanto, bersama Wartawan RmolJatim, Syaiful (kaos merah), dan para tersangka Curanmor./Indonesiapost.co

Pencuri kelas kakap, Supandi, itu mengaku telah mencuri sepeda motor di 10 TKP. “Saya bersama masyarakat Probolinggo menyampaikan terima kasih pada Kapolres, bapak AKBP Eddwi Kuriyanto, berhasil nangkap pencuri kelas kakap itu,” ujar Syaiful, Minggu (12/1/2020) dan berharap sepeda motornya yang dicuri maling itu juga terungkap.

Menanggapi hal itu, Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kuriyanto, melalui Kasat Reskrim, AKP Rezki Santoso, menyatakan bahwa sebagai tugas Polisi wajib hukumnya untuk mengamankan kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Pastinya kita menjalankan tugas sebagai pelayan dan melindungi masyarakat, agar situasi menjadi aman hingga masyarakat menjadi nyaman,” tutur Kasat AKP Rizki, yang dikenal luwes tapi tegas dalam melaksanakan tugasnya.

Seperti diberitakan, pencuri kelas kakap, Supandi, ditangkap petugas Buser saat mencuri motor milik, Shileh Sundeva (30) Warga Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, dan sepeda motor diparkir di rumahnya pada hari Sabtu malam (28/12/19) sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, Supandi, mengaku sering mencuri sepeda motor di wilayah Kecamatan Dringu, diantaranya, di Desa Mranggon Lawang, curanmor dilakukan di Desa Tamansari, di Desa Watuwungkuk, curanmor dilakukan tiga kali, Desa Sumberagung, di Desa Ngepoh, dan Desa Dringu.

“Tersangka dengan lugunya mengaku 10 kali mencuri sepeda motor. Dan tersangka inilah, bisa dibilang pencuri kelas kakap,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rizki Santoso, bersama,HM Saudi Hasyim Jahur, Pimred Indonesiapost.co

Menurut Kasat, setiap pelaku, Supandi, mencuri motor milik korban selalu bersama temannya, AK, warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu. Namun AK berhasil kabur dan kini masih dalam pengejaran petugas Polres.

Sedangkan motor hasil curiannya, dijual ke seorang penadah, AM, di kota Lumajang.
Begitu juga, AM, juga berhasil kabur saat disergap petugas dirumahnya.

“Setelah mendapatkan motor, Supandi, mengaku langsung menjual kepada teman penadahnya, AM, yang berada di Lumajang. Satu unit motor dihargai sekitar Rp 1,5 juta atau Rp 1,4 juta, tergantung kondisi motor,” kata Rizki, menirukan jawaban tersangka Supandi, .

Hingga kini petugas Buser Polres masih terus melakukan pengejaran terhadap teman tersangka, AK dan penadahnya, AM, yang biasa membeli motor bodong.

“Sebaiknya, pelaku dan penadah itu segera menyerahkan diri. Cepat atau lambat, pastilah tertangkap,”tegasnya.(ton/ind)