Saudi Kecam Arab Saudi Buka Kelab Malam “White” di Jeddah

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Ketua LSM Permasa (Perkumpulan Masyarakat Bersatu) Kabupaten Probolinggo, HM Saudi Hasyim Jahur, yang biasa disapa, Saudi, mengecam keras dan menolak dibukanya club malam “White” di kota Jeddah, salah satu kota yang dekat dengan kota suci Mekah, Arab Saudi.

Saudi, secara resmi akan mengirim surat kecaman menolak kepada Raja Salman, melalui kedutaan Indonesia yang berada di Arab Saudi.

“Sangat tidak pantas kota suci yang disucikan oleh umat islam sedunia dibuka club malam. Apapun alasannya, namanya club malam identik dengan maksiat terutama minuman keras.”kata Saudi, Sabtu (15/6/2019), mengaku surat protes bakal dikirim minggu ini dengan tembusan Presiden RI, Mentri Agama, dan instansi terkait.

Ketua LSM Permasa (Perkumpulan Masyarakat Bersatu) Kab Probolinggo, HM Saudi Hasyim Jahur, biasa disapa, Saudi, bersama istri, Hj Kholifah, saat Umroh yang ke lima seusai tawaf di Ka’bah Masjidil Haram kota suci Mekah.
Gambar ilustrasi club malam./indonesiapost.co

Ditegaskan lagi, Saudi, yang sudah 6 kali melaksanakan Haji dan Umroh, mengatakan bahwa selama ini Kerajaan Arab Saudi, khususnya di kota suci Mekah dan Madinah, adalah suatu kota suci tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW dan munculnya agama Islam, yang harus dihormati dan janganlah tercoreng dengan persoalan sepele seperti dibukanya club malam “White” di kota Jedah.

“Semoga Raja Salman, mendapat hidayah dari Allah SWT, dengan tegas mencabut ijin club malam tersebut. Dan saya yakin, Raja Salman, mungkin belum mengetahui hal itu. Semoga dicabut ijinnya club malam tersebut,” harap Saudi, mengaku atas protesan ini, semata ikhtiar untuk menjaga kota suci Arab Saudi terus jaya sampai kiamat.

Seperti dilansir dari laman Al Jazeera, Jumat (14/6/2019), ada sebuah kelab malam dibuka untuk pertama kali di Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis malam, 13 Juni 2019. Klub malam bernama “White” yang merupakan cabang dari Dubai dan diklaim sebagai klub malam halal.

Sedangkan Iklan tersebut menulis waktu pembukaan dimulai antara pukul 10 hingga 3 pagi, dengan harga tiket antara 500-1.000 Riyal Saudi.

Pada malam pembukaannya, kelab malam tersebut berencana mengundang penyanyi AS, Ne-Yo. Sejumlah promosi pun dilakukan untuk mengundang pengunjung, termasuk lewat laman Facebook mereka. Namun, pada malam pertama operasionalnya, sejumlah kekacauan kecil terjadi.

Ketua LSM Permasa (Perkumpulan Masyarakat Bersatu) Kab Probolinggo, HM Saudi Hasyim Jahur, biasa disapa, Saudi, bersama sahabatnya, Alex Bara.
Gambar ilustrasi club malam./indonesiapost.co

Pada kolom komentar, pengunjung yang telah membeli tiket mengaku, pertunjukan perdana di kelab malam tersebut malah dibatalkan. Di sisi lain, otoritas setempat mengaku tak pernah memberi lampu hijau atas keberadaan klub itu.

Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) pada hari Kamis membantah telah memberikan lampu hijau untuk pembukaan klub malam tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter resminya, GEA mengumumkan pembukaan investigasi atas kabar tersebut.

“Menurut informasi yang diberikan kepada GEA, acara (Project X) itu melanggar prosedur hukum dan peraturan yang berlaku, dan belum disahkan oleh badan tersebut,” kata pernyataan itu.(ind/al).