Rakyat Probolinggo Bangga Bupati Hj Tantri Terima WTP 6 Kali Dari BPK Pusat

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Masyarakat Kabupaten Probolinggo merasa bangga dan menyatakan cap jempol atas kerja keras Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, secara berturut-turut selama 6 kali meraih penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) pusat, yang dilaksanakan di Sidoarjo, Selasa (14/5/2019).

Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dinyatakan terbaik dalam pengelolahan keuangan yang sesuai dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Probolinggo dan selama 6 tahun berturut-turut sejak tahun 2013 hingga tahun 2019 ini Pemkab Probolinggo dinyatakan terbaik mengelolah dibidang keuangan.

Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, menerima penghargaan WTP selama 6 kali berturut-turut dari BPK Pusat./indonesiapost.co

Tak hanya masyarakat Probolinggo saja menyatakan berterima kasih pada Bupati, Hj Tantri, sapaan akrabnya. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Probolinggo, Hj Nadda Lubis SH, MH, turut bangga dan menyatakan selamat dan sukses dengan keberhasilan Pemkab meraih penghargaan WTP ke 6 kalinya dari BPK Pusat.

“Keberhasilan Bupati ini, selain kerja keras dan disiplin aparat Pemkab, juga berkat dukungan doa masyarakat. Bahkan seingat saya, pada bulan April 2019 lalu, Kajari Kraksaan, ibu Hj Nadda, mendoakan agar Bupati Probolinggo meraih kembali WTP yang ke 6 kalinya. Ternyata doa nya dikabulkan Allah SWT,”tutur Sony, salah satu Wartawan Probolinggo, mengaku pernah wawancara bersama Kajari Kraksaan, Hj Nadda Lubis, dan beberapa tokoh masyarakat Probolinggo.

Begitu juga tokoh masyarakat di Kecamatan Tongas, yakni Poniran, Sumarto dan Arifin, turut merasakan senang mendengar Bupati Hj Tantri menerima kembali penghargaan WTP ke 6 kalinya.

“Semoga keberhasilan ini terus dijaga dengan lebih baik lagi untuk terus menerus tiap tahun meraih penghargaan WTP itu,” tutur Poniran, di iyakan temannya, Sumarto dan Arifin, sambil berdoa Kabupaten Probolinggo ke depan lebih maju dari segala bidang, termasuk kesejahteraan rakyat.

Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, usai menerima penghargaan WTP yg ke 5 dari BPK Pusat, sempat melakukan penandatanganan kerja sama dibidang hukum perdata dengan Kajari Kraksaan, Hj Nadda Lubis SH,MH./indonesiapost.co

Keberhasilan meraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) adalah BPK telah mengetahui Pemkab Probolinggo ber-kinerja baik setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan audit Kinerja, audit kepatuhan, audit investigasi dan audit khusus, sehingga dengan audit lanjutan dapat diketahui hasil kinerjanya secara efisien, efektif, produknya berdampak dan bermanfaat baik kepada masyarakat.

“Semoga tahun depan Pemkab Probolinggo terus meraih Penghargaan WTP itu. Bila perlu tiap tahun Pemkab Probolinggo menyandang penghargaan WTP tersebut,”tutur H Abd Rasid, tokoh masyarakat Paiton, wilayah paling timur Kabupaten Probolinggo.

Menurut Bupati Hj Tantri, keberhasilan ini atas doa dan kerja keras semua elemen masyarakat dan opini WTP membuktikan bahwasanya bimbingan dari BPK RI dibarengi dengan komitmen Pemerintah Daerah dari seluruh instansi sama-sama gayung bersambut sehingga mampu menghadirkan dan menyajikan sebuah pelaporan yang akuntabel dan bisa dipercaya.

“Ini tentunya menjadi modal bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Probolinggo bahwasanya salah satu indikator penilaian akuntabilitas pemerintah telah kita capai bersama-sama walaupun tentunya dalam perjalanannya kita membutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Tetapi dengan komitmen ini saya percaya dari tahun ke tahun kami akan mampu bersama-sama menghadirkkan sebuah pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tegasnya.(wan/ind).