Polresta Probolinggo Masih Selidiki Ledakan Yang Melukai Pekerja

PROBOLINGGO – Kepolisian Resor Kota Probolinggo masih menyelidiki penyebab ledakan yang terjadi di gudang tempat jual beli besi tua di Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Jrebeng Wetan, hingga melukai seorang pekerja bernama Madnusi.

Polisi melakukan proses penyelidikan terhadap kejadian yang mengakibatkan pekerja gudang rongsokan tersebut terluka. Kapolresta bersama Wakapolresta Kota Probolinggo langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melaksanakan kegiatan penyelidikan.

“Hingga kini, kami masih mendalami kasus ledakan tersebut dan tim reskrim masih menyelidiki sumber ledakan, serta mengumpulkan bukti sebagai bagian penyelidikan,” kata Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Kota Probolinggo, Kamis.

Selain barang bukti, lanjut dia, Polresta Probolinggo juga masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk memastikan benda apa yang meledak hingga mengakibatkan pekerja gudang tempat jual beli besi tua tersebut terluka.

“Kami saat ini masih mengumpulkan bukti kemudian sampelnya akan dikirimkan ke Labfor Polda Jatim untuk penyelidikan lebih lanjut, sehingga perlu menunggu hasil labfor sekitar dua hingga tiga minggu,” katanya.

Ia mengatakan polisi berusaha mencari dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian, bahkan anjing pelacak K-9 ikut melakukan penyisiran di setiap sudut gudang besi tua, dari titik terdekat hingga terjauh dari sumber ledakan.

“Polisi mendapati sejumlah jeriken yang berisi sisa-sisa bahan kimia dan aroma bahan kimia itu menimbulkan bau menyengat, namun ada juga barang bukti sandal dan sampel tanah di titik ledakan yang diambil petugas identifikasi,” katanya.

Alfian mengatakan sumber ledakan yang terjadi di Kota Probolinggo bukan bom, “bondet” ataupun petasan. Namun menimbulkan daya ledak, sehingga perlu dilakukan uji laboratorium forensik tentang bahan kimia sumber ledakan tersebut.

Sebuah ledakan terjadi di tempat jual beli besi tua berlokasi di Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, pada Rabu (10/7) sore.

Terdengar dua kali ledakan dalam interval waktu yang cukup jauh. Akibat ledakan itu seorang pekerja di lokasi mengalami luka parah di bagian kaki kanannya dan harus dibawa ke rumah sakit dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo. (Ant/ipc)