Penjual Rujak Pakai Masker, Pembeli Laris Manis. Bila Tak Pakai Masker, Maka Sepi Pembelinya

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Wabah virus covid 19 atau corona, terjadi tidak hanya di Indonesia saja, tapi wabah yang mematikan itu telah merambah ke seluruh dunia. Dan sudah banyak tokoh agama menyatakan, bahwa wabah virus covid 19 itu diturunkan atas kehendak Allah SWT.

Hal inilah bisa dikatakan suatu ujian Allah, agar kita dapat memahami untuk bersabar. Dan bila kita sabar menghadapi ujian termasuk wabah virus corona, maka dibalik semua ini, pasti ada hikmahnya, karena pandangan syariat, ujian dan musibah adalah tanda kasih sayang Allah Ta’ala kepada hamba-Nya. Oleh sebab Itulah, dibalik kesulitan selalu ada hikmah (kemudahan) dan pelajaran berharga.

“Makanya, dengan wabah corona ini, kita harus mampu bersabar dan ikhtiar. Himbauan Pemerintah, selalu kita taati dan ikuti seperti warga memakai masker, cuci tangan, bawa sabun cair dan ngatur jarak. InsyaAllah, pasti masyarakat sehat wal afiat dijauhi corona,” kata Ketua DPP Nasdem Bidang Agama & Masyarakat Adat, H Hasan Aminuddin, saat meresmikan Kampung Desa Tangguh Semeru, di Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jumat sore (12/6/2020).

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, H Hasan Aminuddin, Wakapolres Probolinggo, Kompol Agung Setyono S.S, Kepala Staf Kodim 0820/Probolinggo Mayor Inf. Meftah Puaddi, tabuh kentongan dan Kades Bulang menerima bantuan sembako./ indonesiapost co

Secara logika, kata H Hasan Aminuddin, Mustasyar NU Kota Kraksaan/Kabupaten Probolinggo, menjelaskan, bila masyarakat sudah melakukan kesabaran dan ikhtiar, pasti atas kasih sayang Allah diberikan kemudahan untuk meraup rejeki.

Seperti masyarakat mentaati protokol kesehatan yakni memakai masker, pastilah membawa hikmah. Selain bisa menyelamatkan diri sendiri dari virus corona, juga bisa menyelamatkan orang lain. Bahkan kalau selalu memakai masker, yakin akan bertambah rejekinya.

Contoh nyata, kata H Hasan, sapaan akrabnya, menceritrakan, ada dua orang penjual rujak cingur, dan berjualan di pinggir jalan Desa.

Salah satu penjual rujak cingur itu, memakai masker. Sedangkan penjual rujak yang lain, tidak memakai masker.

Pastilah, pembeli mendatangi penjual rujak yang memakai masker, karena dianggap disiplin aturan dan bersih dari lingkungan.

“Coba, para bapak dan para ibu mikir. Bila mau beli rujak dipinggir jalan, lalu ada dua penjual rujak. Yang satunya pakai masker, dan penjual rujak yang sebelahnya, tidak pakai masker. Pastilah kita mikir, akan membeli rujak pada penjual yang memakai masker. Ya kan…,”kata H Hasan, disambut ya.. secara kompak para undangan tersebut.

Lucunya lagi, jelas H Hasan, apalagi si penjual rujak yang tidak memakai masker itu cerewet. Disaat mengulek cabe rawit, terasi, kacang goreng, asam jawa, gula merah, garam dan petisnya, di ulek hingga halus diatas Cobek, dan penjual sambil nyocor bincang-bincang pada pembelinya, hingga moncrot liur ludahnya masuk ke cobeknya, kan bahaya. Lagian, kita geli melihatnya,” ceritra H Hasan, disambut ger….para undangan tertawa serempak.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, H Hasan Aminuddin, cek point oleh petugas saat meresmikan Desa Bulang, sebagai Kampung Tangguh Semeru./hm saudi hasyim jahur

“Makanya, orang sabar dan ikhtiar seperti penjual rujak memakai masker, mendapat hikmah, yaitu rujaknya terjual laris manis,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, sebagai Kampung atau Desa Tangguh Semeru, dalam pencegahan pandemi Covid-19, dan kini dikatakan new normal, hari Jumat (12/6/2020) sekitar pukul 15.30 wib, telah diresmikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, H Hasan Aminuddin, caleg terpilih dapil II Kabupaten/Pasuruan dan Kota/Kabupaten Probolinggo.

Kehadiran H Hasan Aminuddin, bersama Wakapolres Wakapolres Probolinggo, Kompol Agung Setyono S.S, Kepala Staf Kodim 0820/Probolinggo, Mayor Inf. Meftah Puaddi, Kapolsek Gending, AKP OHIM, Dan Ramil Gending, adalah atas undangan Kepala Desa Bulang, Nur Hasan, dan turut diundang beberapa tokoh masyarakat, para Kapala Desa se Kecamatan Gending, dan dihadiri pula para Kasat Polres Probolinggo.(aud/ind)