Pengusaha Muda Buka, Restoran Online “Yuk Mami”, Omset Raup Rp 2 Juta Sehari, Walau Kini Masa Pandemi Corona.

PROBOLINGGO,IndonesiaPost.co – Ditengah masa pandemi Covid 19, Pengusaha muda, Atiq Ali Rabini SE, warga Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, yang terjun dibidang UKM di Kabupaten Probolinggo, membuat terobosan baru usaha kuliner, membuka Restoran Online, yang diberi nama “Yuk Mami”.

Selama masa uji coba pasar, selama seminggu terakhir, omset atau penjualan sudah bisa menembus Rp 2 juta dalam sehari.

Pengusaha muda dibidang kuliner, Atiq Ali Rahbini SE, saat silaturrahim kerumah temannya, HM Saudi Hasyim Jahur, sambil menyuguhkan makanan nasi Arabian Food Al Fazza ./indonesiapost.co

“Kami hanya membaca peluang saja. Yang jelas, kemasan kami higienis (sehat), dengan harga dari Rp 5 ribu sampai Rp 56 ribu per porsi,” ujar Atiq Ali Rahbini SE, pemilik usaha Restoran Online “Yuk Mami”, ditemui dirumahnya, Minggu (11/7/2020). .

Dijelaskan, dalam beberapa hari ini, Restoran Online Yuk Mami sudah uji coba dipasarkan, akan tetapi secara resmi beroperasional tanggal 14 Juli via pemesananan online.

“Beberapa hari ini, kami masih tahapan uji coba. Tapi, Alhamdulillah, respon luar biasa. Semoga saja ke depan, kita sudah ada lapak atau tempat penjualan offline (manual tidak lewat online),” jelasnya.

Lebih jauh, Atiq, mantan Wartawan Harian Surya, menjelaskan sistem pemesanan Restoran Online ini sangat sederhana. Cukup melakukan pemesanan lewat nomor HP yang tertera di brosur via WhatsApp dan share lokasi pemesan lewat google maps.

Sedangkan nama “Yuk Mami” sendiri merupakan inspirasi yang di peroleh Atiq, agar mudah diingat.

“Makan Minum disingkat Mami. Lalu tambahan Yuk, adalah ajakan. Yuk Mami, makan minum yang baik, InsyaAllah di tempat kami dan Mami dalam arti sebenarnya adalah sebutan untuk orang tercinta, baik itu istri atau orang tua, tentunya paling spesial dunia akhirat dan itu menjadi icon (suatu simbul) kami,” jelas Atiq.

“Ilmu soal bisnis kuliner ini, saya belajar dari sepupu, mas Nanang Suherman , yang punya usaha usaha kuliner sukses, bisa beromset (dalam penjualan) mencapai Rp 300 Mililyard setahun, dan mempunyai 10 Cabang di kota Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, Bali dan kota besar lainnya,” pungkasnya.(nur/ind)