PAW, Abd Kadir, Digantikan H Fathoni Turun di DPRD dan KPU Kab Probolinggo. “Sebulan Lagi, Pelantikannya”

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Teka teki soal Pergantian Antar Waktu (PAW) mantan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Abd Kadir, fraksi partai Gerindra, yang bakal digantikan pada, Samsul Arifin alias H Fathoni, warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, kini terjawab sudah.

Hari Jumat (26/6/2020) SK PAW (Penggantian Antar Waktu) dari DPP Partai Gerindra dengan no: 06-006/A/DPP-Gerindra/2020, yang ditanda tangani Ketua DPP Gerindra, Prabowo Subianto, dan Sekjen, H Achmad Muzani, sudah terkirim turun ke Ketua DPC Gerindra Kab Probolinggo, H Jon Junaedi dan Sekjennya, Jamhair.

Selanjutnya, DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo mengajukan PAW ke Ketua DPRD dan ke KPU Kabupaten Probolinggo, pada hari ini Senin (29/6/2020).

Ketua DPC Gerindra Kab Probolinggo, H Jon Junaedi, konsultasi dengan Sekjen DPC Gerindra, Jamhair. Dan H Fathoni bersama sahabatnya, Aminullah Yasin./indonesiapost.co

Tersirat dalam surat perihal PAW tersebut, DPP Gerindra, merujuk pada UU no 17 ta 2014, tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD pasal 405 ayat (1) c ayat 2 e dan ayat (2) b.

Anggaran Dasar (AD) Partai Gerindra Indonesia Raya, Ta 2014 pasal 19 ayat (2) 15 dan ayat 2 20, pasal 20 ayat (2) o, ayat (2) y, dan ayat (2) aa, dan pasal 61 serta Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Gerindra Indonesia Raya, Ta 2014 Pasal 4 ayat 1b, ayat 2, ayat 3 dan ayat 4 serta pasal 60.

“Keputusan PAW dari DPP Gerindra itu, juga atas dasar usulan dari DPW Gerindra Jatim bahwa sdr Abd Kadir perlu diganti karena sudah dijatuhi hukuman penjara 1,4 bulan oleh PN Kraksaan dan inkrah,” jelas Jamhair, Sekretaris DPC Gerindra Kab Probolinggo, saat dikonfirmasi Indonesiapost.co, Senin (29/6/2020) melalui ponselnya.

Menanggapi hal ini, Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo, Zamroni, membenarkan SK PAW dari DPP partai Gerindra tentang pergantian mantan Dewan, Abd Kadir, digantikan kepada Samsul Arifin alias H Fathoni, karena ia tercatat dalam perolehan suara di dapilnya, pada urut ke dua.

“Saya sudah terima pengajuan PAW dari Gerindra. Namun secara aturan, KPU memprosesnya menunggu pengajuan dari Ketua DPRD Kab Probolinggo. InsyaAllah, dalam tiga hari sampai seminggu, prosesnya sudah selesai dan dikirim kembali ke DPRD.
Selanjutnya, Ketua Dewan mengajukan ke Bupati dan diteruskan ke Gubernur Jatim,” jelas Zamroni, mengaku dalam waktu dua minggu Surat dari Gubernur turun kembali ke Bupati dan diteruskan ke Sekwan DPRD Kabupaten Probolinggo.

“Semoga, dalam waktu satu bulan ini, pengajuan PAW sudah bisa dilaksanakan pelantikannya, “tambahnya.

Mendengar informasi PAW tersebut, H Fathoni, tidak kaget dan biasa saja, karena semua yang terjadi di dunia ini adalah suatu takdir dari Allah Swt, yang sudah tercatat di alam mahfud yang diatas itu.

Sebagai makhluk Allah, bila diberi takdir baik, haruslah disyukuri dng menyebut, Alhamdulillah. Begitu juga, bila seseorang terkena ujian atau musibah, ya kita berserah diri pada yang kuasa.

“Semoga dengan jabatan yang baru ini, membawa barokah. Saya berusaha semaksimal mungkin, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, dan keadilan maupun kesejahteraan rakyat,” tutur H Fathoni, saat melengkapi persyaratan PAW di kantor DPRD dan KPU Kabupaten Probolinggo.

Seperti diberitakan, kasus yang menimpa mantan Dewan, Abd Kadir, hingga dihukum 1,4 bulan oleh Pengadilan Negeri Kota Kraksaan, karena ijasah Paket C (setara SMA) yang dijadikan sebagai syarat anggota Dewan adalah Palsu, dan secara sah telah dinyatakan terbukti bersalah.

Sidang putusan Majelis Hakim pada Kamis (13/2/2020) siang itu, memvonis hukuman, Abd Kadir, satu tahun 4 bulan, lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardian SH, Mhum, yaitu, terdakwa dituntut hukuman penjara 2 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 5 bulan, dikurangi masa penahanan.(ind/amin)