Orang No 1 Probolinggo Blusak Blusuk Masuk Desa Sambil Bagi-Bagi Sarung

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Dalam sejarah islam, ada seorang kholifah atau pemimpin, Umar bin Khatob, selain dikenal pemberani, jujur, tegas dan adil, namun hatinya sangat lembut, rendah diri dan tinggi sosialnya.

Saking cintanya yang mendalam pada rakyat, sesekali Umar bin Khatob, berkeliling keluar masuk Desa, tak lain hanya ingin dekat dengan rakyat, dan ingin tahu bagaimana kehidupan sebenarnya bagi rakyat tersebut.

Konon dalam kisahnya, Umar bin Khatob, sempat menggendong sendiri, beras dan kurma satu karung diberikan warganya, karena diketahui seorang janda yang rumahnya berada dipinggiran bukit padang pasir serba kekurangan.

“Berdosalah saya bila tidak menggendong sendiri barang makanan ini.”itulah yang terbenak dalam hati sang kholifah sahabat ke tiga Nabi Muhammad SAW.

Anggota DPR RI Komisi VIII, Drs H Hasan Aminuddin, bersama istri Hj Puput Tantriana Sari SE, Bupati Probolinggo 2014-2024.
Anggota DPR RI Komisi VIII, Drs H Hasan Aminuddin, setiap saat sering diundang mengisi Pengajian Umum di se Kab Probolinggo dan tahun 2018 lalu memberikan bantuan pada warga korban puting beliung di Desa Bulang, Kec Gending./indonesiapost.co

Ketegasan Umar bin Khatob, juga pemberani, jujur, adil, hatinya lembut, dan tinggi sosialnya, kini muncul sosok pemimpin yang hampir sama dengan tingkah lakunya, tak lain anggota DPR RI Komisi VIII, Drs H Hasan Aminuddin Msi, suami Hj Puput Tantriana Sari SE, Bupati Probolinggo 2014-2024.

“Kisah perjuangan Umar bin Khatob, paling tidak hampir sama dengan pak H Hasan Aminuddin, yaitu berupa sosialnya yang tinggi.

Bukti nyata, selain tiap tahun memberi santunan ribuan warga kurang mampu dan anak yatim, sekaligus pak H Hasan, berhasil mendirikan pondok pesantren bagi anak yatim secara Gratis.” tutur tokoh masyarakat, Poniran, warga Desa Curahdringu, Kecamatan Tongas, Rabu (15/5/19) saat ditemui Indonesiapost.co dirumahnya.

Yang lebih kaget dan terharu bagi masyarakat Tongas, tutur Poniran, melihat orang nomer 1 Kabupaten Probolinggo, H Hasan Aminuddin, bersama istri Hj Tantriana Sari SE, mengendarai mobil pribadinya keluar masuk menelusuri jalan di wilayah Kecamatan Tongas meluncur ke selatan tembus Kecamatan Lumbang.

Anggota DPR RI Komisi VIII, Drs H hasan Aminuddin Saat Sambutan di Ponpes Genggong Pajarakan./indonesiapost.co

Sosok H Hasan Aminuddin memang tanpa pamrih, walau dirinya menjadi orang no 1 di Kabupaten Probolinggo, ia bersama istri Hj Tantri, menyetir sendiri mobil pribadinya.

Pada hari Minggu (12/5/2019) sekitar pukul 15.00 Wib masyarakat Desa Curah Dringu, Desa Tanjung Rejo, Desa Klampok dan Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, melihat sebuah mobil Inova nopol N-1111-P, meluncur dari arah timur (Kota Probolinggo) dan sesampai di warung rawon Nguling, Tongas, mobil Inova tersebut belok kiri menuju Desa Tanjung Rejo, Desa Klampok, Kecamatan Tongas.

Dengan melaju pelan-pelan mobil dikemudikan orang no 1 di Kabupaten Probolinggo itu, sambil memperhatikan warga yang lagi duduk santai dipinggiran jalan untuk menunggu buka puasa.
Tiba-tiba ada mobil Inova berhenti didekat warga yang duduk santai itu langsung diberi sarung.

“Tolong sarung ini buat sholat ya.”kata Poniran menirukan ucapan warganya, Musleh, yang menerina sarung tersebut.

Hebatnya, setelah memberi beberapa sarung pada warga yang duduk santai dipinggir jalan, mobil yang ditumpangi H Hasan itu, terus meluncur ke selatan melewati jalan Desa Klampok dan Desa Pamatan.

“Alhamdulillah, disaat teman-teman duduk santai di pos kamling dipinggir jalan, tiba-tiba ada mobil Inova berhenti mendekati teman-teman dan langsung bagi-bagi sarung. Spontanitas teman-teman gembira, dan bangga punya pemimpin peduli pada rakyatnya,” tutur Sudi, salah satu warga Desa Klampok, batas barat dengan Kabupaten Pasuruan.

“Saya bersama teman juga lagi duduk-duduk santai menunggu buka puasa, eh tiba-tiba ada mobil Inova berhenti dari arah utara. Setelah mobil itu didekat teman-teman yang duduk santai. Kemudian kaca mobilnya dibuka, ternyata pak H Hasan, ngasih sarung sambil nyarankan saya kalau sarung itu untuk sholat.” aku Riono, warga Desa Pamatan, sambil menjelaskan mobil yang dikendarai orang no 1 di Kabupaten Probolinggo tersebut, terus meluncur ke arah selatan jurusan Desa Lumbang yang dikenal sebagai obyek wisata Madakaripura, tempat pertapaan patih Gajah Mada.(ran/ind)