Minggu Ini, Tim Satgas Jalan Tol Mulai Mendata Tanaman dan Rumah Milik Terdampak. “Alhamdulillah”

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Berkat hasil kerja keras Kepala BPN Kab Probolinggo, Agus Mahendra, memerintahkan stafnya, Djoko Mulyono, Ketua Tim Satgas B, hari Rabu (8/5/19) kemarin menemui Kadis KP Pertanian, dan Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman & Pertanahan (PERKIM) Kab Probolinggo, untuk meminta surat penugasan terhadap stafnya ke dua Dinas, sebagai anggota Tim Satgas Jalan Tol Paspro Seksi IV (Kec Leces – Kec Banyuanyar dan Kec Gending.)

Begitu menghadap pada kedua Kepala Dinas tersebut, akhirnya utusan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Djoko Mulyono, langsung menerima surat penugasan dari Dinas KP Pertanian yang ditunjuk stafnya bernama, Kusnadi Haryono, sebagai anggota Tim Satgas jalan tol paspro seksi IV.

Begitu juga, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman & Pertanahan (PERKIM), turut menugaskan stafnya bernama, Sujaryono.

“Kami sudah menerima surat penugasan dari Kepala Dinas soal penunjukan stafnya. Maka kami sudah bisa memerintahkan para anggota Tim Satgas, untuk mendata tanaman dan rumah yang terkena jalan tol, di beberapa Desa di Kecamatan Leces, Kec Banyuanyar dan Kecamatan Gending,”jelas Agus, melalui ponselnya Kamis (9/5/19) dan berjanji Minggu ini Tim Satgas B, terdiri dari petugas BPN, petugas Dinas Pertanian dan petugas Dinas Perkim, untuk kerja keras turun ke desa-desa mendata tanaman dan rumah yang dilintasi jalan tol tersebut.

Kadis Ketahanan Pangan & Pertanian Kab Probolinggo, H Nanang Trijoko, lagi mengikuti rapat. Begitu juga, Kepala BPN Kab Probolinggo, Agus Mahendra, sedang sosialisasi pada para terdampak jalan tol di Kantor Kec Banyuanyar. Dan ketua LSM Permasa, H Saud, calon terdampak jalan tol Paspro seksi IV./indonesiapost.co.

Menurut, Agus, sapaan akrabnya, mengaku Tim Satgas dari staf BPN sudah tiga bulan lalu melaksanakan pendataan kelengkapan administrasi kepemilikan tanah sawah milik calon terdampak yang terkena jalan tol.

“Kini tinggal 9 Desa yang belum lengkap data administrasinya. InsyaAllah minggu ini Tim Satgas, akan jemput bola mendatangi Desa untuk melengkapi adminstrasi surat-surat tanah itu.
Begitu juga, Tim Satgas dari staf Dinas Pertanian dan staf Dinas PERKIM, juga turut mendata jumlah tanaman dan rumah terdampak ,”terang Agus, berterima kasih pada calon terdampak yang telah mengingatkan dirinya untuk lebih keras lagi dalam melaksanakan tugas sebagai Tim Satgas Jalan Tol Paspro seksi IV ini.

“Kalau sudah lengkap data adminstrasi, data jumlah tanaman dan jumlah rumah sudah diproses. Lalu data yang sudah lengkap itu, kami kirim ke PT Waskita pusat dan Mentri PUPR. InsyaAllah, seminggu, dua minggu atau sebulan kemudian, uang ganti untung, bisa cair,”tambahnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas PK Pertanian Kab Probolinggo, H Nanang Trijoko, mengaku senang didatangi staf BPN sebagai Ketua Satgas B, berkaitan surat penugasan bagi staf Dinas Pertanian sebagai Anggota Tim Satgas jalan tol.

“Saya dan Kadis Perkim sudah membuat surat penunjukkan staf sebagai anggota Tim Satgas jalan tol. Saya tidak akan mempersulit, selama ada surat permohonan penugasan dari BPN. Buktinya, sekarang langsung dapat surat penugasan dari saya selama ada permohonannya.”kata H Nanang Trijoko, tertawa dengan melalui ponselnya Kamis (9/5/19).

Jalan tol Paspro Seksi III (Pasuruan-Probolinggo) yang sudah diresmikan Presiden H Jokowi pada hari Rabu (16/4/19) terlihat indah dipandang mata dan jalan Provinsi Surabaya-Probolinggo sudah tidak macet./indonesiapost.co

Menanggapi hal ini, ketua LSM Permasa, H Saud, calon terdampak jalan tol, menyampaikan terima kasih pada Kepala BPN dan dua Kepala Dinas yang sudah siap bekerja keras menerima kepercayaan dari Presiden H Jokowi, untuk memproses mega proyek jalan tol Trans Jawa (Pasuruan-Probolinggo-Banyuwangi).

“Saya atas nama para terdampak berterima kasih yang sudah proaktif kerja keras memproses atau mendata tanah sawah milik terdampak. Dari hasil kerja keras ini, kedepan tidak ada keterlambatan pencairan uang ganti untung ini,” kata H Saud, mengaku hampir saja mengirim surat kedua kalinya ke Presiden H Jokowi.

“Alhmdulillah…Tim Satgas memperhatikan keluhan para calon terdampak, sehingga tidak perlu lagi kirim surat ke Presiden.” tambahnya.(udin/ind)