Lagi, Banjir Melanda Kantor Desa Bayeman, Merendam Ratusan Rumah Warga, 1 Orang Meninggal Dunia

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Dua minggu lalu, tepatnya hari Jumat sore (07/2/2020), Dusun Jaringan, dan dusun Sumberan, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, terjadi banjir hingga air meluap ke pemukiman warga, dan mengakibatkan ratusan rumah terendam air banjir tersebut. Namun saat itu tidak membawa korban jiwa.

Hari Jumat ini (21/2/2020) sekitar pukul 16.00 wib, terjadi lagi banjir yang lebih besar, hingga kantor Desa Bayeman terendam banjir setinggi lutut, dan ratusan rumah turut terendam, dan 1 orang menniggal dunia, Asan, warga Dusun Jaringan, Desa Bayeman.

Kades Bayeman, Sumarto, bersama Serka Ali Murtadho, berada di halaman kantor Desa Bayeman yang terendam banjir./indonesiapost.co

Selain para korban banjir yang menyelamatkan perabotan rumahnya, sebagian warga yang lain, bersama Camat Tongas, Danramil, Kapolsek, Kades Bayeman, Sumarto, dan anggota Koramil, Serka Ali Murtadho, secara cekatan menolong korban, Asan, membawa kerumah sakit umum Tongas. Setelah mendapatkan vesum, korban, Asan, dibawa pulang kerumahnya dan dikebumikan besok pagi, hari Sabtu di kuburan umum.

“Sejak sore hari, saya bersama Muspika langsung turun ke lapangan turut ikut membantu para korban banjir, dan menyelamatkan perabotan rumahnya,”jelas Kades Sumarto, saat berrsama aparat Muspika di rumah sakit umum di Tongas.

Data dilapangan, sejak sore hari sekitar pukul 16.00 wib hujan lebat disertai angin kencang mengguyur diwilayah Kecamatan Tongas.

Setelah dua jam hujan deras turun terus menerus, akibatnya banjir yang datang dari Desa Sumberkramat dan Desa Sumendi, Kecamatan Tongas, mengalir ke sungai Bayeman dan bersamaan dengan pasang air laut, hingga banjir meluap ke pemukiman dan ratusan rumah terendam banjir.

Para warga yang berada di Dusun Jaringan, hidupnya sebagai nelayan, banyak perahu disandarkan dipinggir sungai Bayeman itu.

Korban, Asan, melihat perahunya akan terhanyut ke pantai, berusaha untuk menyelamatkan perahunya. Namun naas korban terjatuh dari perahunya dan berbentuan dengan kapal yang lain, mengakibatkan, Asan, meninggal dunia di TKP.

Kapolsek, AKP Gatot, Danramil, Kapten Inf Hartoyo, bersama Kades Bayeman, Sumarto, membawa, Asan, kerumah sakit Umum Tongas dan setelah divisum korban di bawa pulang kembali kerumahnya./hm saudi hasyim jahur

Masih menurut Kades Bayeman, Sumarto, mengaku setiap tahun bila ada hujan deras di wilatah Kecamatan Tongas, pastilah rumah warga di dusun Jaringan yang berdeketan dengan pantai pesisir ini, pastilah tertimpa banjir.

“Bila hujan deras di sore hari, dan bersamaan dengan pasang air laut, pastilah banjir meluap ke pemukiman warga. Namun Desa akan terus mencari solusinya, agar banjir itu tidak sampai meluap ke pemukiman rumah warga,”kata Sumarto, langsung mengajak aparat Desanya, untuk menguras air banjir yang meluap ke kantor Desanya.

Petugas Tim Respon Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo, mendapat laporan terjadi baniir di Desa Bayeman, dengan tanggap langsung mendatangi lokasi banjir.

Beberapa kayu yang roboh langsung ditebang dan disingkirkan ke tempat yang aman, begitu juga petugas BPBD Kab Probolinggo dengan cekatan membantu warga dan sebagian petugas turut membawa korban yang meninggal dunia dibawa kerumah sakit Tongss.(mus/ind)