Ketua DPD Muhamadiyah Doakan Hj Tantri Menang Pilbup Probolinggo.

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Muhamadiyah Kab Probolinggo, M Fadlol SH, dihadapan ratusan pengurus Pimpinan Cabang Aisyiyah Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, hari Selasa (20/3/2018) secara terbuka meminta kepada para ibu-ibu Aisyiyah untuk mendoakan Cabup Hj Tantriana Sari SE, dan Wacabup, H Timbul Prihanjoko, sukses dan menang pada pemilihan bupati tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Hal itu disampaikan Ustad Fhadol, panggilan akrabnya, saat diundang pengurus Dewan Pimpinan Cabang Aisyiyah Desa Pendil di acara silaturrahim bersama Cabup Probolinggo, Hj Tantriana Sari SE yang dilaksanakan dihalaman rumah Ny Rokana Desa Pendil.

Menurut Fhadol, sebagai bangsa dan rakyat walau sudah menjadi pengurus ormas wajib hukumnya hak dipilih atau memilih.

Sesuai keputusan Muktamar Muhamadiyah bahwa pengurus Muhamadiyah tidak boleh apatis atau masa bodoh dalam mensukseskan pesta demokrasi seperti pelaksanaan pilkada atau Pileg (pemilihan legislatif).

Bersamaan ini, di Probolinggo kini ada pelaksanaan pilbup, sehingga semua pengurus Muhamadiyah dan Aisyiyah wajib hukum mensukseskan pilkada tersebut.

Cabup, Hj Tantriana Sari SE dan Hj Nunung Timbul Prihanjoko Saat acara Silaturrahim di rumah pengasuh Ponpes Zaenul Hasan Genggong, Kec Pajarakan. Dan ratusan undangan dari pengurus Aisyiyah berebutan bersalaman dengan Cabupnya, Hj Tantriana Sari SE, di Desa Pendil, Kec Banyuanyar./hm saudi hasyim jahur

Selama ini, Hj Tantri semasa menjabat Bupati periode 2013-2018 sudah cukup terbukti berbuat dan membangun Kabupaten Probolinggo.

“Tolong doakan bunda Tantri terpilih lagi jadi Bupati Probolinggo ini.”

“Pemilihan apapun yang baik adalah pilih satu dan jangan pilih dua karena memilih dua adalah tidak sah,”kata ustad Fhadol, yang disambut suara hidup nomer satu oleh ratusan ibu-ibu Aisyiyah secara serentak.

Cabup Bupati Probolinggo, Hj Tantriana Sari yang didampingi istri Cawabup, Hj Nunung Timbul Prihanjoko, mengatakan
terima kasih atas doa dan dukungannya dari pengurus DPD Muhamadiyah dan Aisyiyah, untuk memenangkan paslon Hati pada pilbup 27 Juni mendatang.

Menurut Hj Tantri, selama menjabat Bupati Probolinggo sejak 2013 hingga 2018, dan setiap tahun menerima penghargaan dari Presiden, beberapa Mentri dan Gubernur, atas kesuksesan membangun Probolinggo, selain hasil dari kerja keras kami bersama Satker, juga karena hasil doa mustajabah dan kekompakan rakyat Probolinggo.

“Sekarang Probolinggo jauh lebih berbeda pembangunannya, dan sudah bertambah bagus, rakyat tambah makmur.”

“Setiap desa sudah ada polindes dan setiap Kecamatan sudah ada Puskesmas, sehingga rakyat sakit tidak jauh untuk berobat datang kekota, tapi cukup datang ke polindes ataupun ke puskesmas setempat. Itulah wujud nyata yang selama ini kami mimpin Probolinggo dengan bukti nyata dan tidak mengumbar janji,”terang Hj Tantriana Sari, yang kental senyuman manisnya disampaikan dihadapan ratusan ibu-ibu Aisyiyah tersebut.

Apalagi, kata Hj Tantri, Presiden H Jokowi telah memberikan amanat pada seluruh Kepala Desa se Indonesia bahwa sejak tahun 2016 lalu Pemerintah telah memberikan kucuran dana ADD dan DD yang jumlahnya cukup besar. Maka kita yakin, seluruh pembangunan yang ada di pedesaan akan lebih baik dan makmur bagi rakyatnya.

“Selama lima tahun kami mengajak para Kades dan Perangkat Desa, untuk ikhtiar dalam pelayanan yang baik dan berkwalitas yang sesuai dengan diinginkan rakyatnya,”pinta Hj Tantri, mengaku ia berhasil buat kebijakan ribuan guru GTT diangkat menjadi Honor Daerah (Honda) dengan SK Bupati Hj Tantriana Sari SE.

“Dengan keberanian kami buat kebijakan guru GTT menjadi karyawan Honda ber SK bupati, kini daerah Kabupaten yang lain turut melaksanakan setelah rakyatnya demo meminta untuk meniru kebijakan Bupati Probolinggo. Alhamdulillah ada bebapa Kabupaten lian juga menirunya,”terangnya.

Hadir dalam silaturrahim itu, ketua Muslimat, Hj Nurhayati, pengurus Asyiyah, Hj Sri Setiati, Nyai Mahtum, Nyai Mahfud Basa, Nyai Hj Malikal Bulqis dan tokoh masyarakat Desa Pendil.

Sebelum acara silaturrahim di Desa Pendil, Cabup Hj Tantriana Sari SE, bersama Hj Nunung Timbul Prihanjoko, pagi harinya masih ke acara silaturahim ke rumah pengasuh ponpes besar di Probolinggo yaitu ponpes Zaenul Hasan Genggong, Kec Pajarakan.(mh/rh/ud) Ginette-35 shipping Argumentative essay Buy essays