Istri Presiden RI ke 4, Hj Shinta Nuriyah, Minta Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, NKRI Harga Mati.

PROBOLINGGO, indonesiaPost.co – Seperti biasanya setiap bulan Ramadhan, Hj Shinta Nuriyah, istri Gus Dur, Presiden RI ke 4, sudah dipastikan melakukan safari buka puasa ke seluruh Nusantara.

Minggu lalu, istri Gus Dur itu sempat buka puasa ke Kalimantan tengah, dan hari Sabtu sore (17/6/2017) buka puasa dengan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang ditempatkan di depan pasar Semampir, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Gelar acara buka bersama tersebut dihadiri Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari SE dan suami KH Hasan Aminuddin M Si Ketua Mustasyar PCNU Kota Kraksaan, Jajaran Pejabat Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Muspika Kecamatan Kraksaan, dan para Kepala desa, tokoh Agama dan ratusan undangan para pedagang pasar Semampir tersebut.

Sedangkan acara tersebut mengambil thema, “Dengan Berpuasa kita genggam erat nilai Demokrasi dan Kebhinekaan.”

Menurut panitia buka puasa, Hj Badi’atussholiha Hafidz, Pengasuh Ponpes Syekh Abdul Qodir Al Jaelani dan Penasehat LSM Puan Amal Hayati Kabupaten Probolinggo, menyampaikan terima kasih atas berkenan hadirnya mantan Ibu Negara Dra Hj Shinta Gus Dur.

“Alhamdulillah, selama kami ditunjuk sebagai Penasehat Puan Amal Hayati, sudah melakukan kegiatan rutin, termasuk mengasuh anak yatim dan para kaum duafa, yang mana para anak yatim tersebut di asuh dengan di bekali berbagai macam pendidikan yang semuanya secara gratis,” jelas Hj Nyai Badi’ Hafid, saat laporan ke Hj Shinta Gus Dur tersebut.

Uniknya sebelum acara sambutan istri mantan Presiden ke 4 itu, acara tersebut dilantunkan lagu wajib lagu kebangsaan Indonesia raya.

Menurut Hj Shinta GusvDur, Ketua Umum Puan Amal Hayati, menyatakan dengan dikumandangkan lagu indonesia raya ini, tidak hanya dinyanyikan dengan mulut saja, akan tetapi harus bisa menghayati dan mengartikan adanya lagu kebangsaan tersebut

“Sebagai bentuk rasa tanda syukur adanya keutuhan NKRI, dan NKARI harus harga mati,”tegas Hj Shinta.

Dijelaskan, saat ini mulai ada segelintir orang yang ingin merongrong persatuan dan kesatuan bangsa. Dan kita sebagai bangsa yang beraklakul karimah, jangan sampai mau di hancurkan oleh orang yang tidak jelas maksud dan tujuannya,” pinta istri mantan Presiden ke 4 Kh Abdurahman Wahib itu.

“Untuk itu mari kita jaga persatuan dan kesatuan dengan kebhinekaan, walau kita berbeda beda suku bangsa, Agama bahasa serta budaya. Dan kita harus tetap bersatu dalam kesatuan NKRI dan Kebhinekaan dengan berdomisili di indonesia ini,” tegasnya.

Sebagai bangsa Indonesia ini, semuanya saudara kita. Pasalnya, kita satu NKRI kita harus saling menjunjung tinggi adanya toleransi di antara sesama, walau kita berbeda Agama suku bahasa dan golongan.

“Untuk itu kita harus saling menghormati dan menghargai di antara sesama dalam kesatuan NKRI. Dan NKRI adalah harga Mati serta Pancasila harus tetap kita pertahankan.(sony/lip) Buy rogaine foam canada Micardis plus generico en mexico Cannabis seeds ottawa ontario