Iklan Reklame Kadaluarsa dan Tak Berijin Bakal Diturunkan

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, mulai hari ini bersama aparatnya akan memantau iklan reklame yang bertebaran di kota Kraksaan, baik iklan politik, kedinasan maupun iklan swasta.

Pasalnya, banyak iklan yang tidak disertai stiker stempel dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) atau dengan kata lain tidak berizin.

“Kalau ditemukan ada iklan kadaluarsa an tidak berijin, maka saya tidak segan-segan untuk menertibkan iklan itu,” tegas Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, saat memimpin rakor bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) dan Diskominfo Kabupaten Probolinggo, di ruang kerja nya, Kamis (14/09/2017) Pagi.

Dijelaskan, dalam penertiban dan pengawasan reklame ini bertujuan untuk menertibkan peraturan Bupati Probolinggo No.02 Tahun 2017, tentang penyelenggaraan reklame di Kabupaten Probolinggo.

Selain adanya perbub yang mengatur zona pemasangan iklan tersebut, lanjut Joko, bahwa Bupati Probolinggo juga sudah memerintah secara langsung untuk menertibkan banner dan reklame yang sudah kadaluarsa atau sudah out to date.

“Karena selain secara etika tidak bagus juga akan berbahaya bagi pengguna jalan karena biasanya iklan atau reklame yang sudah lama pemasangannya ini akan mudah roboh dan robek ” jelas Joko.

Seperti banner ucapan idul fitri dan agenda lain yang sudah lama pelaksanaannya. “Iklan yang sudah kadaluarsa sudah kami tertibkan mulai dari Tongas sampai ke Paiton, dan dalam pelaksanaannya kami tidak pandang bulu “tegasnya.

Lebih lanjut Joko menyampaikan bahwa segera pihaknya akan bersinergi bersama Diskominfo dan PM PTSP untuk mensosialisasikan perbub tersebut.

Sebagai langkah awal sosialisasi PM PTSP bersama dinas Kominfo akan memanfaatkan media yakni Radio Bromo FM dengan mengadakan talk show terkait sosialisasi Perbub No 02 Tahun 2017ini.

“Sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat juga paham dan mengerti tentang peraturan yang ada ini, sehingga bagi mereka yang sudah terlanjur memasang di area terlarang diharapkan secara sadar segera menertibkan sendiri,”pintanya. (sony/lip)
How much does alavert cost Purchase lady era 100mg Generic celebrex review