H Hasan Aminuddin Digugat Jadi Imam Sholat Isya’ di Mushollah Darul Muhajirin, & Bantu Anak Yatim

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Keutamaan Bulan Muharram atau Asyuro, salah satu bulan yang mempunyai hari yang penuh sejarah dalam Islam. Banyak peristiwa penting, dialami para nabi sehingga umat Islam menganggap bulan Muharram adalah bulan yang dimuliakan oleh Allah Swt.

Bahkan bulan Assyuro ini, dilarang menganiaya diri sendiri atau siapapun dan sebaliknya, bulan Muharrom dianjurkan memperbanyak amal saleh seperti bersedekah pada anak yatim.

Pimpinan Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan Aminuddin, H Purnomo Spd, Ketua PGRI Kab Probolinggo dan istri, Ny Rahayu Agustin Dianawati (kerudung merah,red)/Indonesiapost.co

Hal ini dilakukan oleh pengurus Musholla “Darul Muhajirin”, Desa Klaseman, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, hari Sabtu malam (5/9/2020) meresmikan Mushola tersebut dan menyantuni 14 anak yatim.

Bangganya lagi, peresmian Musholla dan santunan anak yatim itu, dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Drs H Hasan Aminuddin Msi, juga dikenal pengasuh Pondok Pesantren “HATI” Kota Kraksaan, dan dihadiri pula Ketua DPRD Kab Probolinggo, H Andi Suryanto Wibowo dari Fraksi Partai NasDem, Kabag Kesra, Drs H Didik Abdul Rohim Msi, Ketua MWCNU Gending, Forkopimka, dan puluhan Ansor.

Saat itu, Mustasyar PCNU Kab Probolinggo/Kota Kraksaan, H Hasan, sapaan akrabnya, nyampek di lokasi disambut Hadrah “Sahabat Jabir”, langsung menuju ke Musholla “Darul Muhajirin”, dan masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan orang nomer 1 di Kab Probolinggo ini.

H Hasan, langsung menandatangani prasasti dan memukul bedug tanda diresmikannya Musholla “Darul Muhajirin”. Selanjutnya, Mustasyar PCNU Kraksaan itu, digugat untuk menjadi imam sholat, karena kehadirannya saat itu bersamaan waktu sholat Isya’, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Usai sholat Isya’, para undangan duduk santai didalam Musholla dengan suasananya penuh keharuan, menyelimuti tanda kebahagiaan terpancar dari raut wajah para jamaah. Disela-sela itu, H Hasan, menyerahkan santunan pada anak yatim sebanyak 14 anak.

Mustasyar PCNU Kota Kaksaan, Drs H Hasan Aminuddin Msi, saat tausyiah dihadapan puluhan jamaah Musholla Darul Muhajirin Desa Klaseman./hm saudi hasyim jahur

Dalam tausiyahnya, mantan Bupati Probolinggo dua periode 2003-2013 itu, mengapresiasi panitia berhasil membangun tempat ibadah atau rumah Allah, tidak meminta-minta dijalan tapi dilakukan dengan swadaya lingkungan.

“Bila sudah sukses membangun Musholla ini, diharapkan panitia harus istiqomah merawatnya. Kemandirian sebagai insan yg beriman, harus tetap berlaku seimbang antara ikhtiar dan doa,” harap H Hasan Aminuddin, dengan wajah ceria dihadapan para undangan, sambil mengimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan, dan perlu melakukan riadhoh seperti menghatam Alqur’an, amalan2 yg bisa mempercepat hilangnya wabah.

Secara terpisah, Ketua Panitia pembangunan Musholla Darul Muhajirin, H Purnomo Sp.d, yang juga Ketua PGRI Kab Probolinggo, menyampaikan terima kasih dengan kehadiarannya orang no 1 di Kab Probolinggo ini.

Pasalnya, panitia dan para jamaah sangat mamahami anjuran Mustasyar PCNU Kota Kraksaan ini. “Membangun tempat ibadah itu mudah. Yang terpenting, pasca membangun Musholla, harus bisa merawatnya, dan memakmurkan tempat ibadah sholat berjamaah 5 waktu,” kata H Purnomo, mengcopi tausyiahnya, H Hasan Aminuddin.

“Alhamdulillah, panitia juga rutin melaksanakan kegiatan lain, seperti hari besar islam dan kegiatan sunnah Rosul yang lain, terutama tradisi leluhur yg tidak bertentangan dengan syariat islam,” pungkasnya.(aud/ind)