Kadis KUM Kab Probolinggo: “Koperasi harus mampu mensejahterakan seluruh anggotanya.”

PROBOLINGGO,Indosiapost.co – Dalam rangka memantapkan pengawasan oleh pengurus koperasi sesuai aturan perkoperasian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, memberikan sosialisasi peraturan pengawasan koperasi di aula PK-PRI Kabupaten/Kota Probolinggo, Rabu (9/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta dari unsur koperasi wanita (kopwan) yang ada di wilayah Kecamatan Kraksaan. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi teori tentang pengawasan dari Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Joko Rohani Sanjaya dan teknis pengawasan dan penilaian kesehatan simpan pinjam koperasi oleh Sadiq Rahman dari Balai Latihan Perkoperasian (Balakop) Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, H Anung Widiarto (sebelah kiri,red) bersama HM Saudi Hasyim Jahur, Pimred Indonesiapost.co.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, H Anung Widiarto, mengatakan pengurus koperasi yang ada di Kabupaten Probolinggo harus patuh terhadap regulasi dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Koperasi harus mampu mensejahterakan seluruh anggotanya. Sebagai pengurus koperasi harus amanah dalam menjalankan kepercayaan anggotanya, sehingga kesejahteraan anggota koperasi benar-benar tercapai,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, Siti Khoiriyah, mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pengurus koperasi terhadap regulasi perkoperasian yang ada. “Selain itu, agar pengurus koperasi kita terkontrol dan menjalankan organisasi koperasi ini sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada,” ungkapnya.

Menurut Siti, selama ini rata-rata para pengurus koperasi sudah patuh terhadap semua regulasi perkoperasian. Hanya saja masih perlu diberikan pendalaman agar lebih memahami secara penuh regulasi dan aturan perundang-undangan perkoperasian.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap koperasi bisa lebih taat aturan, minimal melaksanakan RAT tepat waktu. Disamping juga lebih sejahtera anggota koperasinya,” harapnya.

Sedangkan Kasi Pengawasan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Novan Arisandy menyampaikan untuk mewujudkan koperasi yang kuat, sehat, mandiri, tangguh dan berdaya saing sesuai jati diri, koperasi perlu meningkatkan akuntabilitas, kepercayaan, kepatuhan, kesinambungan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggota dan masyarakat. “Mari dari itu koperasi perlu pengawasan oleh pejabat yang berwenang sesuai peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.(ind/wan)