Gus Dur Buat Kejutan Humor: “NO Smoking” Artinya Warga NU Boleh Merokok”

INDONESIAPOST.CO – TOKOH Nahdatul Ulama (NU), KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, mantan Presiden RI ke 4, dikenal sering melakukan yang nyeleneh dan merupakan figur yang penuh humor.

Setiap menghadiri suatu kegiatan, baik pada acara PHBI, PHBN atau mengisi di acara seminar di kampus-kampus, pastilah Gus Dur, selalu banyak cerita lucu, selain fokus pada thema yang dibahasnya.

Presiden RI ke 4, KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan Aminuddin Msi, semasa mudanya waktu menjabat Ketua DPRD Kab Probolinggo periode 1998-2003./indonesiapost.co

Seperti dilansir, dari buku Tertawa Bersama Gus Dur, Presiden RI ke empat, karya Hermawan Sulistyo, bahwa ada salah satu cerita lucu dari Gus Dur adalah ketika para ulama NU dilarang merokok di suatu area hotel bintang 5.

Jadi, suatu hari para kiyai NU bermusyawarah di salah satu hotel berbintang lima di kawasan Jakarta. Mayoritas kiyai NU adalah perokok berat sehingga asap pun mengepul. Padahal, di dinding sudah tertempel tulisan “No Smoking,” alias “Dilarang Merokok”.

Kemudian, satpam pun mendatangi para kyai yang sedang asik merokok itu dengan memasang wajah seram dan sangar. Sambil menunjuk tulisan No Smoking, Satpam itu memberitahu para kyai NU bahwa dilarang merokok di ruangan tersebut.

Oh, itu…” ujar seorang kiyai.

Kemudian ada kyai yang lain turut nyelentuk pada si satpam tersebut. ”pak Satpam.!! Sampeyan salah. NO Smoking itu, singkatan dari Nahdlatoel Oelama smoking. Jadi, ini tempat merokoknya orang-orang NU” kata seorang kyai dengan nada santai.

Spontan si satpam itu langsung balik ke pos tempat jaganya, sambil mesem malu..

Untuk diketahui, dalam ejaan Bahasa Indonesia zaman dulu, ejaan Nahdatul Ulama yakni “Nahdlatoel Oelama”. Sedangkan NU sendiri didirikan pada tahun 1926./***