Duel Satu Lawan Satu & Saling Sabet Cluritnya. Tangan Kiri Korban Putus Terkena Sabetan.

BEKASI JABAR,Indonesiapost.co – Kalau sudah tidak mau mengalah, akhirnya terjadi duel satu lawan satu dengan sama-sama memegang clurit ditangannya.

Bagaikan film silat, kedua lawan tanding itu saling bergantian menyabetkan cluritnya pada hari Jumat (6/12/19) itu. Namun karena kalah gesit, korban Topik Hidayatulloh, terkena sabetan clurit lawannya, sebut saja Mr X.

Akibatnya, korban Topik mengalami luka bacok di tangan kirinya hingga terputus. Sedangkan kejadian carok yang mengerikan itu, TKP nya di Kampung Cikoronjo RT 2, RW 4, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Ilustrasi carok satu lawan satu./indonesiapost.co

Seperti dilansir beberapa media online, bahwa menurut Kasubag Humas Polres Bekasi, AKP Sunardi, Sabtu (7/12/2019) pada Wartawan menjelaskan, peristiwa carok dimuka umum itu terjadi pada hari Jumat (6/12/2019).

Kini korban Topik sudah dalam perawatan di rumah sakit (RS) Medirosa II, Bekasi. Sedangkan pelaku mr X, berhasil kabur setelah puas membacok korban. Kini pelaku masih dalam pengejaran petugas Polres Bekasi.

“Korban mengalami luka di bagian tangan kiri putus setelah terkena sabetan celurit. Pelaku masih dalam pengejaran petugas,” kata Kasubag Humas Polres Bekasi, AKP Sunardi, Sabtu (7/12/2019).

Sunardi menceritakan, hingga kini sebab musababnya belum diketahui, karena korban belum bisa dimintai keterangan, masih dalam perawatan dirumah sakit, sedang pelakunya berhasil kabur.

Awal kejadian ini, bermula ketika pelaku membawa celurit sambil berboncengan dengan rekannya menggunakan sepeda motor. Ketika itu korban Topik melihatnya pelaku, langsung mengejar pelaku dengan sepeda motornya.

“Bersamaan korban mengejar pelaku, korban Topik ikut mengeluarkan celurit dari dalam tas miliknya. Dan pelaku yang dikejar memilih berhenti sambil mengeluarkan cluritnya juga siap berkelahi,” terang Sunardi.

Begitu sepeda motornya berhenti, kedua lawan tersebut turun dari sepeda motornya dan sama memegang clurit. Duel satu lawan satu pun tak terhindarkan. Antara pelaku dan korban saling serang membacok menggunakan celurit yang sudah dipegangnya.

Nahas, korban Topik tangan kiri nya terputus lantaran berusaha menangkis bacokan pelaku ke arah leher. Tapi sayangnya, kata AKP Sunardi, tangan korban Topik, malah terputus.

Akibat kucuran darah segar muncrat terlalu banyak, korban Topik pun langsung jatuh tersungkur.

Pelaku melihat korban jatuh tersungkur, pelaku bukannya iba tapi malah beringas dan berusaha kembali membacok tubuh korban. Tapi beruntung kebrutalan pelaku dicegah sejumlah warga di lokasi kejadian.

“Pelaku membuang senjata tajamnya di lokasi dan langsung melarikan diri,” ujarnya.

Atas kejadian ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran pelaku. Dan korban Topik masih dalam perawatan medis di RS Medirosa II, Bekasi.(Dedy/ind)