Dinsos Sosialisasikan Generasi Milenial Probolinggo Bersih Narkoba

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Sebagai upaya pembinaan sosial korban keluarga ODHA/Napza, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi penanggulangan Narkoba di Gedung Joyolelono Kabupaten Probolinggo, Selasa (5/11/2019).
Kegiatan ini mengambil tema “Generasi Milenial Probolinggo Bersih Narkoba”. Sosialisasi penanggulangan Narkoba ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari Karang Taruna dan TKSK se -Kabupaten Probolinggo.

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari Polres Probolinggo, Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo serta Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Probolinggo.

Para narasumber mensosialisasikan penanggulangan anti narkoba.
Salah satu peserta, H Fathoni, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kraksaan, bersama peserta yang lain./indonesiapost.co

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo, H Achmad Arif, didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Titik Indayati, mengungkapkan program pelayanan korban Napza dan ODHA ini, bertujuan agar dapat menanggulangi penyebaran narkoba serta penyebaran HIV/Aids yang menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

“Dengan adanya sosialisasi penanggulangan narkoba ini diharapkan dapat menjadikan sebuah pembelajaran dalam penanggulangan narkoba bagi para pemuda pemudi organisasi Karang Taruna,” harapnya.

Menurut Ny Titik, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menginformasikan atau mensosialisasikan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam memberikan upaya-upaya pelayanan, rehabilitasi dan perlindungan sosial korban Napza dan ODHA.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menyambut baik serta mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan sosialisasi penanggulangan Narkoba ini. Semoga dengan adanya sosialisasi ini generasi muda kita lebih paham terhadap pengaruh buruk serta dampak narkoba, sehingga harapan kita dapat menyelematkan generasi muda dari bahaya narkoba,” jelasnya.

Ny Titik, menerangkan seiring dengan kemajuan teknologi dan era globalisasi ini, bangsa Indonesia justru menghadapi berbagai persoalan, termasuk pula persoalan yang dihadapi generasi muda yang begitu kompleks. Mulai dari putus sekolah, kenakalan remaja, tindak kriminalitas yang dilakukan oleh remaja serta penyalahgunaan narkoba.

“Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya (Napza) yang dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat. Dampak bahaya dan korban narkotika dari tahun ke tahun semakin memprihatinkan dan semakin meningkat,” terangnya.

Lebih lanjut, Titik menambahkan generasi muda adalah penerus bangsa, sehingga besar harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dapat terbebas dari pengaruh penyalahgunaan narkoba. Peran orang tua dan organisasi remaja Karang Taruna sangat strategis dalam menanggulangi narkoba serta menyelamatkan generasi muda dari kejahatan narkoba.

“Dalam upaya menjadi generasi muda penerus bangsa yang merupakan sumber daya potensial untuk kemajuan bangsa dan negara, besar harapan Pemerintah Daerah kepada Karang Taruna untuk dapat meningkatkan diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan landasan yang diperlukan pada masa yang akan datang. Kalian adalah calon-calon pemimpin bangsa yang diharapkan mampu memimpin bangsa di segala sektor kehidupan. Jadikan ilmu yang didapatkan nanti sebagai pedoman dan pegangan dalam menghindari dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.(h fathoni)