Cegah Penyakit Stunting, Dinkes Gelar Seminar Populer Pola Asuh Anak Sehat

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar Seminar Populer Pola Asuh pada Anak di pelataran Rest Area Tongas, Kamis (14/11/2019) pagi.

Kegiatan ini mengambil tema “Ayo Cegah Stunting, HKN ke-55 Generasi Sehat Indonesia Unggul. Long Polong Emak bik Anak Pola Orang Tua Dalam Mengasuh Anak Mewujudkan Generasi Cerdas Menuju Indonesia Unggul”.

Seminar Populer yang diisi dengan lomba mewarnai tingkat TK ini diikuti oleh 500 orang peserta terdiri dari anak-anak TK didampingi orang tuanya perwakilan dari 16 puskesmas di wilayah barat Kabupaten Probolinggo. Kriteria penilaian difokuskan kepada kerapian dan estetika, kreatifitas dan penambahan pada template gambar serta kerjasama tim.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, bersama peserta Seminar Populer Pola Asuh pada Anak di pelataran Rest Area Tongas/Indonesiapost.co

Dalam seminar populer ini para anak TK dan orang tuanya mendapatkan materi tentang Pola Asuh dan PMBA melalui metodelogi EMO DEMO oleh narasumber GAIN Ardhiani, Project Manager Baduta 2.0 serta Pola Asuh Anak oleh dokter spesialis anak dr. M. Reza.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan kesehatan. Yakni untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

“Selain itu sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis yang salah satu upayanya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat terutama yang punya anak balita dalam mewujudkan generasi yang sehat Indonesia unggul sesuai dengan tema Hari Kesehatan Nasional ke-55 tahun ini,” katanya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko mengatakan pengasuhan yang benar dan yang tepat pada periode masa balita ini, akan membantu anak untuk tumbuh sehat dan mampu mencapai kemampuan optimal sehingga dapat berkontribusi lebih baik dalam masyarakat.

“Di Hari Kesehatan Nasional ini marilah kita bersama-sama saling mengintropeksi pada semua ibu balita dan penjual jajanan di sekolah. Apakah sudah benar apa yang kita lakukan sehari-hari pada anak di Kabupaten Probolinggo. Hari ini penjual jajanan anak di sekolah dihadirkan untuk menyamakan persepsi tentang jajanan yang sehat untuk anak,” ungkapnya.

Istri Wakil Bupati Probolinggo ini menjelaskan orang tua diharapkan mengetahui cara perawatan terkait pemberian perhatian terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Jadilah ibu yang hebat untuk mewujudkan anak-anak yang cerdas.

“Untuk itu saya sangat berharap dukungan dari semua mulai dari tenaga kesehatan, orang tua, guru dan para penjual jajanan yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo untuk ikut berkontribusi dalam menyelamatkan dan menyehatkan putra putri Kabupaten Probolinggo agar tidak jadi anak yang stunting sehingga di masa yang akan datang meniadi anak yang berkualitas serta berbakti pada orang tua, bangsa dan Negara, maka akan terwujud sumber daya manusia yang unggul,” harapnya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di sisi timur Alun-alun Kota Kraksaan, Rabu (13/11/2019) pagi. Sama halnya di Rest Area Tongas, kegiatan ini diikuti oleh 500 orang peserta dari anak TK didampingi orang tuanya dari 17 puskesmas di wilayah timur Kabupaten Probolinggo.(Inf/ind)