Terharu, Bupati Hj Tantri Usap Kepala 10 Anak Yatim Penyandang Disabilitas.

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co- Pada tanggal 10 Muharrom 1441 H tepatnya hari Selasa (10/9/2019) yang dikenal hari sakral, membuat Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, memberikan santuan pada 1.200 anak yatim, termasuk 10 anak yatim siswa-siswi penyandang disabilitas Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Asih, yang dilaksanakan di Gedung Islamic Centre (GIC) Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Santunan berupa uang tunai rp 50 ribu, dan peralatan sekolah per anak yatim tersebut diberikan langsung oleh Bupati Probolinggo Hj Tantri, sapaan akrabnya, melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Probolinggo, dan disaksikan Forkopimda, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Probolinggo Hj Sumarmi Rasit SE, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Munir Kholili, perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo dan Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H Ahmad Muzammil.

Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, mendampingi suami, Drs H Hasan Aminuddin Msi, saat bagi-bagi 5000 nasi bungkus dan Bupati Hj Tantri, menyerahkan santuan uang pada 1.200 anak yatim piatu./indonesiapost.co

Yang paling mengharukan dalam penyerahan santunan uang itu, terlihat Bupati Hj Tantri, mengusap rambut dan kepala para anak yatim penyandang tuna rungu, tuna netra dan tuna grahita dan anak yatim lainnya.

Bupati Hj Tantri mengemukakan, kegiatan rutin sinergi antara Baznas Kabupaten Probolinggo dan Pemkab Probolinggo untuk memperingati 10 Muharram dan sekaligus menyantuni anak yatim, merupakan kesempatan emas. Yakni untuk bersama-sama memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim, baik fisik maupun batin.

“Alhamdulillah sejak awal kami mampu terus meningkatkan jumlah peserta santunan. Mulai dari 1000 dan 1200, sehingga kami memiliki kesempatan lebih untuk bisa menghormat dan memberikan kasih sayang kepada generasi penerus Kabupaten Probolinggo ini,” tutur Hj Tantri, dengan ciri khas senyuman manis dihadapan seribu lebih anak yatim tersebut.

Menurut, Isa Abib Yakub, Kepala SLB Dharma Asih Kraksaan, menjelaskan, setiap tahun siswa-siswi di lingkungan sekolahnya selalu mendapatkan undangan untuk menerima santunan setiap bulan Muharram. Kesempatan tersebut diberikan secara bergantian.

Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, selain menyantuni para anak yatim, memberikan perhatian khusus mengusap rambut dan kepala para anak yatim dan penyandang tuna rungu, tuna netra dan tuna grahita./hm saudi hasyim jahur

“Alhamdulillah anak-anak kami sangat bahagia atas kesempatan ini, bisa berkumpul dan bergembira bersama anak-anak lain yang sebaya dan senasib dengan mereka,” pungkasnya.

Secara terpisah, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H Ahmad Muzammil, mengatakan bahwa santunan ini diberikan kepada 1.200 anak yatim piatu yang berasal dari 24 kecamatan, yayasan dan pondok pesantren serta organisasi kemasyarakatan (NU, Muhammadiyah dan Al Irsyad) di Kabupaten Probolinggo.

“Pemberian santunan kepada ribuan anak yatim ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim di bulan Muharram yang merupakan bulannya anak yatim. Mudah-mudahan santunan ini bisa memberikan manfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan anak yatim di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.(inf/ind)