Bupati Hj Tantri: “Sebagai bangsa besar, kita harus ingat Jas Merah.”

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE, mengatakan Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri tokoh bangsa, merupakan anugerah, tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa.

Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi dan harus terus menerus diperjuangkan. Pancasila yang berisi nilai-nilai toleransi dan gotong royong, menjadikan keberagaman yang ada sebagai berkah yang dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga kita perlu ingat penggagas dan para tokoh Nasional sebagai pendiri Pancasila.

“Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, yang oleh Bung Karno disebut “Jas Merah”. Untuk menghormati jasa pendiri bangsa, sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi Negara itulah, kita memperingati Hari Kelahiran Pancasila,” terang Bupati Hj Tantri, saat memperingati
Hari Lahir Pancasila dan apel bersama di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Sabtu (1/6/2019) pagi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE dan Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, ./indonesiapost.co

Lebih jauh dikatakan Bupati, Hj Tantri, sapaan akrabnya, menegaskan, kita berusaha merefleksikan momentum sejarah, dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara, sehingga bangsa yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa.

“Dengan memperingati Hari Kelahiran Pancasila, kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik”.

“Oleh karenanya, Kita Indonesia, Kita Pancasila.” tegasnya.

Bersamaan bulan Ramadhan 1440 Hijriyah, Bupati Hj Tantri, juga menyampaikan bahwa beberapa hari lagi bulan suci Ramadhan akan segera berakhir dan umat islam merayakan “Idul Fitri”. Oleh karena itu senyampang masih bisa bertemu mari bersama-sama meningkatkan amal ibadah di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah ini.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, mohon ma’af lahir dan bathin. Semoga 1 Syawal 1440 Hijriyah ini bisa menjadikan kita manusia-manusia yang lulus. Bagi yang akan mudik, selamat mudik, semoga perjalanannya diberikan lancar dan selamat,” ujarnya.

Tidak lupa Bupati Hj Tantri mengingatkan bahwa tanggal 10 Juni 2019 mendatang semua ASN akan masuk kerja kembali. Seperti biasanya akan memulai kebiasaan bagaimana penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dalam mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang lebih baik baldatun toyyibatun warabbun ghafur.

“Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2019. Mari jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE, dan Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, bersama Satker Pemkab Probolinggo./indonesiapost.co.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini diikuti oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, para pejabat dan karyawan/karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Meskipun dalam suasana menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1440 Hijriyah, pelaksanaan apel bersama ini dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.(inf/ind)