Bupati Hj Tantri Peduli Penanganan Anak Pendek “Rembug Stunting 2019”

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, serius menangani persoalan Stunting di Kabupaten Probolinggo. Bentuk keseriusannya, dia berharap seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Probolinggo agar mengalokasikan anggaran, untuk percepatan penanganan Stunting (anak pendek) di wilayahnya.

“Seluruh OPD, harus bersinergi melalui program terpadu disertai pengalokasi anggaran, agar Stunting bisa diatasi,” ujarnya usai acara Rembug Stunting di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Selasa (16/7/2019).

Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, bersama salah satu anggota Tim Percepatan Penanganan Stunting dari Kepmendagri./indonesiapost.co

Seperti diketahui, Stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun.

Karenanya, Hj Tantri berharap persoalan itu bisa diatasi. Sebab, bisa memengaruhi kualitas generasi muda dan SDM masyarakat Kabupaten Probolinggo di masa yang akan datang.

“Alhamdulillah, dengan digelarnya Rembug Stunting yang melibatkan seluruh tokoh dan komponen stakeholder, maka akan tercapai kesamaan persepsi, bahwa Stunting adalah persoalan serius yang mesti ditangani,” imbuhnya.

Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, saat sambutan dihadapan 700 undangan yang mengikuti Rembug Stunting di Pendopo Kabupaten Probolinggo./atiq ali rahbini.

Sementara itu acara Rembug Stunting dihadiri sekitar 700 undangan dari berbagai unsur di antaranya, Ormas keagamaan, Tokoh Masyarakat, Pemuka Agama, Kepala Desa dan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Probolinggo.

“Alhamdulillah berkat dukungan semua, acara berjalan lancar. Semula undangan 400 orang, akhirnya bertambah jadi 700 orang,” ujar Kasubid Sosbud dan Kessos Nurul Musarifah, SE, MM mendampingi Kepala Bappeda H Tutug Edi Utomo.

Selain dihadiri undangan dari wilayah Kabupaten Probolinggo, acara juga dihadiri tim percepatan penanganan Stunting dari Kepmendagri.(atiq/ind)