Bupati Hj Tantri: “Negara Manapun Belum Punya Budaya Gotong Royong, Hanya Indonesia Yang Punya.”

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari SE, Bupati Probolinggo mengatakan bahwa kegiatan budaya gotong royong adalah budaya dari nenek moyang kita dan haruslah tetap dijaga serta digalakkan, karena gotong royong merupakan kegiatan silaturrahim dengan tujuan rukun antar masyarakat dan juga Ai??mempererat hubungan rakyat dengan pemimpinnya, khususnya Bupati Probolinggo dengan rakyatnya.

“Atas nikmat Allah kita hari ini bisa di pertemukan dalam rangka Gotong Royong bersama masyarakat sebagai bentuk peduli budaya gotong royong yang sudah digariskan oleh leluhur kita. Budaya gotong royong ini tidak dimiliki oleh negara manupun dan hanya Indonesia yang punya,”tegas Hj Tantri, pada acara Gotong Royong dihalaman rumah Kades Sidomulyo, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo hari Kamis (26/11/2027)

Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari SE, di Acara Gotong Royong Disambut Ribuan Warga Desa Sidomulyo, Kec Pakuniran, Kab Probolinggo dan juga meninjau pameran produk lokal warga Desa setempat./hm saudi hasyim jahur.

Lebih lanjut dikatakan Bupati Hj Tantri, budaya Gotong Royong yang sangat bermanfaat untuk saling kenal mengenal dan saling membantu, kini sudah mulai agak pudar seperti Ai??di kota kota besar, sudah sangat jarang ditemui kegiatan gotong royong tersebut. Oleh karenanya, budaya ini terus digalakkan agar kira selalu memperekat tali persaudaraan yang ada di masyarakat,”pinta Hj Tantri dengan suara lembutnya dihadapan ribuan undangan tersebut.

Budaya gotong royong ini, jelas Hj Tantri, juga sebagai alat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di desa, sehingga budaya gotong royong bisa terjalin rasa persatuan dan kesatuan masyarakat dalam berbangsa dan bertanah air.

Menariknya, disela sela acara gotong royong, Bupati Hj Tantri, juga menyinggung soal dana desa yang sekarang menjadi fenomenal sehingga Bupati meminta agar para Kepala Desa berhati hati dan jujur dalam pengelolah dana desa tersebut.

“Tolong.. gunakan dana desa sebenar benarnya dan pada porsinya. Bila perlu tingkatkan UKM dan IKM, sehingga dana desa itu dapat menopang kesejahteraan masyarakat di desa itu sendiri,”pinta Bupati Hj Tantri dihadapan para Kades yang hadir di acara gotong royong tersebut.

Pada kegiatan Gotong Royong tersebut dihadiri beberapa SKPD, Camat Kotaanyar, Ponirin S.sos, Muspika, para Kepala Desa, tokoh Agama,Tokoh masyarakat dan warga desa setempat. (son/lip) How much is a prescription of flagyl Compazine delivery Rosuvastatin price in malaysia