Bupati Hj Tantri: “Mutasi Suatu Keharusan, Agar ASN Lebih Profesional”

PROBOLINGGO,indonesiappst.co – Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, menegaskan bahwa mutasi adalah sebuah keharusan dan sesuatu yang biasa dilakukan dalam sebuah organisasi. Mutasi dilakukan karena tuntutan organisasi yang terus berkembang dan organisasi harus terus dinamis.

“Perlu saya mengingatkan bahwa jabatan yang saudara emban ini merupakan sebuah amanah dan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Hj Tantri, sapaan akrabnya, saat acara Mutasi jabatan Pemkab Probolinggo di lokasi wisata Pantai Bahak, Desa Curahdringu, Kecamatan Tongas, Jum’at (5/4/2019) pagi.

Lebih jauh dijelaskan, Bupati Hj Tantri, setiap ASN (Aparatur Sipil Negara) dituntut untuk mengembangkan diri guna meningkatkan kompetensi diri baik melalui pelatihan teknis, seminar dan lain-lain di dalam menuju ASN profesional.

“Selamat bekerja dan menikmati lingkungan baru semoga lebih barokah dibandingkan jabatan sebelumnya. Segeralah lakukan adaptasi terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan masing-masing serta bangun koordinasi, komunikasi dan kerjasama di lingkungan kerja masing-masing,” pintanya.

Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, Serahkan SK Pengangkatan 288 CPNS dan melaksanakan Mutasi sebanyak 43 orang pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dilokasi wisata Pantai Bahak, Desa Curahdringu Kecamatan Tongas, Jum’at (5/4/2019) pagi.(hm saud)

Bupati Hj Tantri, juga meminta agar seluruh ASN senantiasa menciptakan suasana kerja yang kondusif dan pupuk kerjasama yang baik di antara pimpinan dan rekan kerja di lingkungan unit kerja masing-masing agar tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab dapat dicapai dengan hasil maksimal .

“Sekali lagi saya ucapkan selamat menempati jabatan baru. Saya percaya bahwa saudara-saudara akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh Pemerintah Daerah dengan sebaik-baiknya sesuai bekal ilmu yang dimilikinya,” pungkasnya.

Menariknya, Mutasi sebanyak 43 orang pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan penyerahan SK ASN itu, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Probolinggo, Hj Tantriana Sari, SE ditempat wisata Pantai Bahak, Desa Curahdringu Kecamatan Tongas, Jum’at (5/4/2019) pagi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA. Timbul Prihanjoko, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Musayyib Nahrawi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Staf Ahli dan Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Hj Sudjilawati Soeparwiyono beserta segenap pengurus.

Pejabat struktural yang dimutasi terdiri dari 4 orang pejabat eselon II, 9 orang pejabat eselon III dan 30 orang pejabat eselon IV. Serah terima jabatan diwakili oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo dari Prijono kepada Rachmad Waluyo. Selanjutnya Prijono akan mengisi posisi baru sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo.

Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari. Posisi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo akan diisi oleh Nanang Trijoko Suhartono. Dengan berpindahnya Nanang Trijoko Suhartono, maka posisi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sementara kosong dan akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).(inf/ind)