Bupati Hj Tantri, Lepas 890 CJH Dari Miniatur Ka’bah, Menuju Ka’bah di Masjidil Haram.

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE didampingi suami, Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, anggota DPR RI Komisi VIII, hari Rabu (10/7/2019) pagi, melepas 890 calon jamaah haji (CJH) di wisata religius Miniatur Ka’bah, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, yang bakal melaksanakan tawaf mengelilingi Ka’bah Masjidil Haram di kota suci Mekkah.

Pelepasan ratusan calon jamaah haji ini, juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, H Santoso, serta sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Hadir pula sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

Ratusan jamaah ini masuk dalam kelompok terbang (kloter) 13 dan 14, SUB yang masing-masing berjumlah 445 orang. Selain calon haji, terdapat 10 tenaga Tim Pendamping Ibadah Haji (TPIH) yang tergabung dalam 20 bus.

Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE didampingi suami, Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, anggota DPR RI Komisi VIII, dan Sekda Kab Prob, H Soeparwiyono, saat melepas 890 calon jamaah haji (CJH) di wisata religius Miniatur Ka’bah, Desa Curahsawo./indonesiapost.co

Pelepasan para calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Probolinggo tersebut, dilepas Bupati Hj Tantri, sekitar pukul 07.30 wib tadi pagi, dan para CJH langsung menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya dengan menggunakan 20 unit bus pariwisata dan 2 unit truck tronton untuk mengangkut barang bawaan.

Mereka dikawal oleh 2 unit Patwal PJR Polda Jatim dan 1 unit Patwal DLLAJD dan mobil panitia daerah (PDIH) Kabupaten Probolinggo.

“Sebenarnya calon haji asal Kabupaten Probolinggo berjumlah 905 orang. Namun, sebanyak 15 orang tergabung dalam kloter 82 bersama jamaah lainnya dari seluruh Indonesia. Kloter sapu jagat tersebut rencananya baru akan berangkat pada 30 Juli 2019 mendatang”, jelas H Didik, Kabag Kesra Kab Probolinggo.

Setelah sehari semalam transit di asrama haji, Surabaya, selanjutnya CJH Kab Probolinggo terbang langsung ke kota Madinah, arab Saudi.
Setelah 9 hari berada di kota Madinah, selanjutnya para CJH itu meluncur ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi.

“Ribuan keluarga yang mengantar calon jamaah haji, di miniatur Ka’bah, terlihat suasananya haru beserta bahagia dengan diiringi tangisan bersama keluarga yang lainnya,” tambahnya.

Sebelum calon jamaah haji di lepas di Miniatur Ka’bah, Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE menghimbau, agar para calon jamaah haji harus ada kesiapan spiritual dan kesiapan mental di dalam pelaksanaan ibadah haji.

Pasalnya, Ibadah haji merupakan ibadah fisik sehingga perlu kesiapan kesehatan ekstra. Bahkan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, telah memberikan fasilitas berupa obat-obatan dan petugas medis untuk mengontrol kesehatan para jamaah haji.

“Semoga dengan fasilitas yang diberikan ini nantinya bisa melancarkan proses pelaksanaan haji baik dari pemberangkatan hingga kembali ke tanah air. Para jamaah haji selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Terkait banyaknya jamaah haji lansia (lanjut usia), Bupati Hj Tantri menegaskan bahwa Pemkab Probolinggo telah menugaskan Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Probolinggo.

“Buat jamaah haji yang lanjut usia nantinya akan selalu didampingi oleh TPHD Kabupaten Probolinggo. Jadi buat keluarga jangan khawatir, saya sudah titipkan kepada petugas TPHD agar bisa melayani dan memberikan bimbingan dari awal pelaksanaan ibadah haji hingga selesai,” jelasnya.(inf/ind).