Bupati Hj Tantri Istiqomah Safari Haji ke Stafnya Selama 16 Tahun

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Secara istiqomah, Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE bersama Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) atau Satker Pemkab Probolinggo, selama 16 tahun sejak tahun 2003 hingga 2019 ini melakukan “Safari Haji” dengan mendatangi para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau stafnya di lingkungan Pemkab Probolinggo yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah dan Madinah.

Kegiatan safari Haji ini merupakan kegiatan rutin mendatangi CJH staf Pemkab se Kabupaten Probolinggo, yang dilaksanakan sejak tahun 2003 sewaktu Bupatinya dijabat, H Hasan Aminuddin, suami Hj Tantri, Bupati Probolinggo.

Jutaan jamaah Tawaf di Ka’bah di Masjidil Haram Mekah, dan Bupati Probolinggo, Hj Tantri, bersama CJH, Moch Musthofa, dan istri, Ny Azizah, Staf Kesra Kab Probolinggo./indonesiapost.co.

Secara bergatian Bupati Hj Tantri, mendatangi CJH (Calon Jamaah Haji) dilingkungan staf Pemkab Probolinggo tersebut. Dan Safari Haji ini dilakukan semata-sama untuk menghormat para calon-calon tamu Allah SWT.

Hal ini disampaikan Bupati Probolinggo Hj Tantri, ketika melakukan Safari Haji di kediaman CJH, Moh Musthofa, staf Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Probolinggo di Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar, Selasa (18/6/2019).

“Kehadiran saya bersama sejumlah pejabat yang telah istiqomah, menyambung silaturahim selama 16 tahun adalah untuk menghormat calon tamu Allah yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci,” kata Hj Tantri, saat dimintai komentarnya.

Menurut Bupati Hj Tantri, banyak sekali hikmah yang dapat diambil dari kegiatan Safari Haji. Salah satunya jika hati tergerak akan langsung muncul motivasi untuk segera menabung sebagai upaya supaya bisa menunaikan ibadah haji.

“Walaupun dengan segala keterbatasan, tetapi melalui campur tangan Allah akhirnya dimampukan oleh Allah SWT. Sesuatu yang di mata manusia tidak mungkin tapi di mata Allah SWT bisa mungkin. Jadi jangan pesimis tidak bisa menunaikan ibadah haji. Mulai sekarang segeralah untuk menabung sedikit demi sedikit sebagai bekal mendaftar haji,” pintanya.

Bupati Hj Tantri menerangkan, tahun ini ada sekitar ada 902 jiwa masyarakat Kabupaten Probolinggo yang akan menunaikan ibadah haji bulan September 2019 ini. Hal ini sangat luar biasa karena dimuliakan oleh Allah.

“Semoga yang hadir di tempat ini ikhlas ingin menghormat calon tamu Allah SWT. Semoga diberi nikmat yang sama dan diberi kesempatan, rizki dan sehat serta ketetapan iman sekaligus dimampukan untuk berhaji di tanah suci Mekah,” jelasnya.

Makam RasulAllah, Nabi Muhammad SAW di masjid Nabawi, kota Madinah./hm saudi hasyim jahur

Lebih lanjut Bupati Hj Tantri, berpesan agar mulai saat ini mempersiapkan diri dengan baik secara lahir dan batin. Bagaimana cara para calon jamaah haji, bisa pantas menjadi tamu Allah dan Rasulullah. Lepaskanlah semua keduniaan, yakinlah apa yang ditinggalkan, semuanya Insya Allah dijaga oleh Allah karena menjadi tamu Allah SWT.

“Selama berada di tanah suci, perbanyaklah istighfar. Perbanyak makan dan minum, karena ibadah haji adalah ibadah fisik. Semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji baik yang wajib maupun sunnah. Sehingga pulang ke kampung halaman dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.

Sementara CJH, Moh Musthofa, yang akan berangkat menunaikan ibadah haji bersama istrinya, Ny Azizah, menyampaikan bahwa dirinya mulai mendaftarkan ibadah haji tahun 2010 silam. Selama kurun waktu 9 tahun, dia harus menunggu antrian hingga berangkat ke tanah suci Mekah tahun ini bersama jamaah haji lain di Kabupaten Probolinggo.

“Kami bersama keluarga mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama berinteraksi terjadi salah dan khilaf. Mohon dilapangkan permohonan maafnya sehingga kami dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan pulang dengan predikat haji yang mabrur dan mabrurah,” harapnya.(inf/ind)