Belum Sebulan, Irjen Pol Nana Sujana, Menjabat Kapolda Metro Jaya, Berhasil Gagalkan Sabu 288 KG, Seharga Rp 864 Miliyard

TANGERANG-SELATAN,Indonesiapost.co – Belum satu bulan menjabat Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, kini bersama anggota khususnya Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, hari Kamis (30/1/2020) berhasil menangkap tiga pelaku kakap pengedar sabu, GUN, AM, IA, dan tertembak karena melakukan perlawanan, hingga ketiga kurir sabu itu mati dalam perjalanan ke RS Polri Kramat Jati.

Selain itu, petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, yang dipimpin Dir Resnarkoba, Kombes Pol. Herry Heriawan, juga berhasil menyita barang bukti sabu sebanyak 288 Kg, saat disembunyikan di dalam mobil box nopol B-9004-PHX. Kini barang bukti sabu tersebut diamankan di Mapolda Metro Jaya.

Pada tanggal 7 Januari 2020, Irjen Pol Nana Sujana, Menjabat Kapolda Metro Jaya, Berhasil Gagalkan Sabu 288 KG, Seharga Rp 864 Miliyard. Tiga pelaku tewas ditembak karena melawan Polisi./indonesiapost.co

“Ada tiga tersangka berhasil dilumpuhkan hingga meninggal dunia dalam perjalanan kerumah sakit. Adapun petugas terpaksa menembak pelaku, karena salah satu pelaku memegang senjata melakukan perlawanan dengan menembak petugas. Sehingga anggota unit Opsnal lakukan tindakan tegas dan terukur.” jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di lokasi, mengaku barang bukti sabu 288 Kg, bila di-uang-kan mencapai Rp 864 M.

Menurut, Irjen Pol Nana Sujana, mantan Kapolres Probolinggo tahun 2006/2007, bahwa kasus peredaran narkoba ini bermula petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, mendapatkan informasi ada jaringan internasional membawa sabu, bakal melintasi Jalan Tol Merak menuju Jakarta.
Sedangkan barang haram itu, akan disebarkan ke Jakarta dan untuk kalangan remaja di sekitaran jawa barat.

Kemudian anggota Opsnal Subdit II dan III Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, sekitar pukul 14.00 WIB, sempat nyanggong beberapa jam, dan kemudian melakukan penyisiran di jalan tol daerah sekitar Km 23 Tol Jakarta-Merak, di kawasan Lippo Karawaci.

Dalam penyisiran itu, Polisi melihat mobil boks melaju dengan kecepatan tinggi. Dan khawatir akan kehilangan jejak, petugas Opsnal Subdit II dan III Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, melakukan pengejaran.

Sehingga dalam pengejaran saat itu, terlihat mengerikan karena seperti adegan film action bahwa pelaku melakukan perlawanan saling main tembak.

Untungnya petugas lebih cekatan menembak ban belakang mobil pelaku, sehingga mobil pelaku berhasil dilumpuhkan dan mobil bersedia menepi hingga berhenti ditepi jalan tol tersebut.

Para pelaku saat itu disebutkan menepikan kendaraannya. Namun mereka melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga polisi mengeluarkan tembakan ke para pelaku.

Melihat pelaku tidak berdaya, Anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, langsung membawa mereka ke RS Kramat Jati, tapi dalam perjalanan ada yang meninggal dunia, dan teman yang lain meninggal dunia setelah sampai ke RS Kramat Jati,” tandas Irjen Pol Nana.(sis/ind)