Artis Papan Atas Tahun 80 an, Muchlas Adi Putra, Melakukan Khalwat atau Melakukan Moksa. “Menghilang”

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Ditahun 80 an siapa tidak mengenal sosok orang kampung, Muchlas Adi Putra, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yang dikenal sebagai artis kelas atas dengan populernya, menyanyikan lagu, “tebak2 buah manggis”, “rambut berkepang dua” dan “Tulang Rusuk”.

Bahkan artis Muchlas, panggilan akrabnya, juga dikenal sebagai pencipta lagu dangdut, yang sering dinyanyikan artis kelas atas, Rita Sugiarto, yang sempat melejit lagunya berjudul “Iming-Iming”, “Dua Kursi” dan lagu “Tulang Rusuk”.

Namun dibalik ketenarannya itu, Muchlas Adi Putra, berputar balik 180 derajat menjauhi dari dunia keartisan. Sejak tahun 2010, setelah Muchlas mempunyai istri yang ketiga,, Nur Azisah, ia tak mau lagi kecipung dalam dunia artis yang penuh glamor itu.

Muchlas Adi Putra, saat gelar Cangkruan Nyareh Tretan bersama bersama Wakil Ketua Konusi IV DPR RI, H Hasan Aminuddin, mantan Bupati dua periode 2003-2013.
Ibu kandungnya, Ny Syuriah, bersama, Nurhayati, putri kedua Pimred Indonesiapost.co.

Mereka selalu menyendiri, tak mau bekerja dan pasrah pada yang maha kuasa bahwa Muchlas AP punya keyakinan kalau dirinya hidup sudah ada rejekinya walau tidak bekerja.

Kemudian Muckhlas AP yang dikenal santun dan pendiam itu, dikabarkan menghilang. Hal tersebut disampaikan oleh biduan tersohor, Rita Sugiarto, saat di panggung LIDA tahun 2019 lalu. Ketika itu Rita Sugiarto, membawakan lagu baru berjudul ‘Tulang Rusuk’ yang merupakan karya ciptaan dari Muchlas Adi Putra.

Setelah muncul kabar Muchlas AP, menghilang, kini diakui oleh ibu kandungnya, Syuriah (60) Dusun Krajan, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo Jatim, bahkan Ny Syuriah, menganggapnya Muchlas AP sudah meninggal dunia, karena sudah dua tahun lebih, Muchlas, pergi jauh tanpa jejak dan tak pernah memberi kabar hingga sekarang ini.

“Selama dua tahun lebih, saya tiap selesai sholat selalu berdoa semoga Muchlas masih hidup dan cepat pulang kerumah,” tutur Ny Syuriah, dengan linangan air mata, saat wawancara dirumah Pimred Indonesiapost.co, yang rumahnya masih bertetangga dengan rumah Muchlas Adi Putra, pada hari Sabtu (16/5/2020).

Dijelaskan lebih jauh, Ny Syuriah, menceritrakan, hilangnya Muckhlas Adi Putra, sejak tahun 2017 itu, sudah terlihat gelagat dan tingkah laku yang dialami, Muchlas, sebelum menghilang.

Saat itu, Muchlas AP sempat pulang dari Jakarta sendirian, dengan berjalan kaki hingga sampai dirumahnya di Probolinggo. Kemudian sang ibu, Ny Syuriah, sempat bertanya. “Kenapa kamu jalan kaki,” kata ibunya kepada Muchlas Adi Putra.

Spontas Muchlas AP menjawab. “Kami tidak mau diketahui banyak orang dan kami ingin selalu bersama Tuhan. Bosan kami hidup di dunia ini, kami sekarang pasrah walau kami tidak di sanjung orang seperti dulu. Kami ingin bertemu Allah SWT,” tutur Ny Syariah, sambil menangis sesunggukan dan mengaku setiap ingat Muchlas, kedua susu dadanya, diraba-raba sambil memanggil, nama Muchlas, agar cepat pulang bila ia masih hidup.

Saking bosannya hidup, Muchlas AP, yang diketahui pulang kekampung halaman di Desa Sebaung, sempat didatangi temannya sesama artis yakni Jhony Iskandar dan Rita Sugiarto, mengajak Muchlas untuk rekaman lagu dan mengisi di beberapa kafe di Jakarta, untuk menghibur pengunjung, namun ditolak secara halus oleh Muchlas Adi Putra.

“Saya bukan tidak mau sama harta, tapi saya sekarang waktunya untuk bertobat, karena yang ditunggu hanya mati. Rejeki saya sudah ada. Buktinya, cacing saja dikasih rejeki bisa makan, walau hidupnya didalam tanah,” kata Ny Syuriah, menirukan ucapan anaknya, dan mengaku kalau Muchlas itu, sempat berpamitan, bahwa suatu saat, ia akan menjauhkan diri dari keramaian dunia ini.

Setelah kabar Muchlas Adi Putra menghilang tanpa jejak, kini banyak tafsir bahwa Muchlas bukanlah menghilang tapi ia melakukan “Khalwat” yaitu suatu tradisi dalam tarekat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan cara menyepi hingga terkesan menghilang untuk menghadap pada Allah SWT.

Kalau kata orang Jawa, bisa jadi Muchlas itu melakukan moksa yaitu istilah moksa atau secara artian yang mudah, adalah meninggal dunia tanpa meninggalkan jasad alias menghilang tanpa jejak, seperti kisah hilangnya Raja Siliwangi, Patih Gajahmada dan Prabu Brawijaya V. “Wallahualam Bissawab”

Muchlas Adi Putra, saat manggung bersama Orkes Dangdut group Sahara di kota Malang Jawa Timur./hm saudi hasyim jahur

Perlu diketahui, sewaktu Muchlas Adi Putra sukses di Jakarta yang dikenal sebagai artis kelas atas ditahun 80 an, ia sempat menikah tiga kali yakni istri pertama bernama, Susi, anak orang kaya di Jakarta dan dikaruniai dua anak, Rio dan Ria.

Namanya, Muchklas AP, ganteng dan dikenal sebagai artis, banyak kaum wanita tergila-gila padanya, sehingga Muchlas menikah lagi dengan istri yang kedua, Tutik, warga Jakarta Timur, setelah cerai dengan istri yang pertama.

“Dengan istri yang kedua itu, juga dikaruniai dua anak, Fatwa Putri Nabila dan Ikhlas,” aku ibunya Muchlas, Ny Syuriah.

Setelah dikaruniai dua anak lagi, Muchlas Adi Putra, tetap jadi rebutan wanita, sehingga Muchlas tergoda rayuan wanita lain, dan menikah lagi dengan istri yang ketiga, Nur Azisah, dengan dikaruniai 1 orang anak, bernama, Edy Muchlas, sehingga Muchlas Adi Putra meninggalkan 5 orang anak. (bersambung,red)

Dengan Judul, “Muchlas AP, Pernah Keliling se Kabupaten Probolinggo, Adakan Gelar Cangkruan Nyareh Tretan.(hm saudi hasyim jahur/***)