Anak Nelayan, H Fathoni, Terpilih Ketua HNSI Kabupaten Probolinggo periode 2020-2025

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Keberadaan pengurus HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kabupaten Probolinggo, telah vakum selama 7 tahun, membuat perhatian khusus bagi Ketua DPW HNSI Jatim, dan hari Rabu (22/1/2020) bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kab Probolinggo sebagai pembina HNSI Kabupaten, melaksanakan Muscab (Musyawarah Cabang) yang dilaksanakan gedung pertemuan kantor Dinas Perikanan tersebut.

Hadir dalam Mucab HNSI Kabupaten ini, dihadiri Sekretaris DPD HNSI Jatim, Kamil Annajib dan Wakil Sekretaris, Hamim, Kepala Dinas Perikanan Kab Probolinggo, H Dedy Isfandi, pengurus HNSI lama, dan 54 pengurus HNSI dari 7 Kecamatan, yakni Kecamatan Tongas, Sumberasih, Dringu, Gending, Pajarakan, Kraksaan, dan Paiton ditambah wilayah khusus Giliketapang.

Mucab HNSI Kabupaten ini, dihadiri Sekretaris DPD HNSI Jatim, Kamil Annajib dan Wakil Sekretaris, Hamim, Kepala Dinas Perikanan Kab Probolinggo, H Dedy Isfandi, dan ketua HNSI Kab Probolinggo yang baru,H Fathoni./indonesiapost.co

Menariknya, dalam Muscab HNSI Kabupaten Probolinggo ini, sekaligus melakukan reformasi pengurus baru karena pengurus lama sudah vakum 7 tahun. Hasilnya, Muscab tersebut ada anak nelayan, H Fathoni S.pd, warga Desa Kalibuntu, terpilih sebagai Ketua HNSI Kabupaten Probolinggo periode 2020-2025.

“Demi terpilihnya anak nelayan, H Fathoni, ini semoga HNSI kedepan bisa bekerja lebih baik dan menyejahterakan anggotanya dan para nelayan yang ada di Probolinggo,”kata Kadis Perikanan, H Dedy Isfandi, seusai muscab HNSI tersebut.

Ketua HNSI terpilih, H Fathoni, berterima kasih telah diberi kepercayaan 8 Ranting HNSI, menjadikan H Fathoni mempunyai tangung jawab kedepan bagi HNSI dan menyejahterakan para nelayan di Kabupaten Probolinggo, bahkan H Fathoni akan menyelamatkan kebijakan Pemerintah, khususnya Permen, no 1 dn no 2/2015, bahwa akan melarang alat tangkap cantrang, WCW, Jongrang, Alet Kardan, pukat harimau dan trol, karena kapal tersebut bisanya cari ikan diatas 200 mil, sedang selat madura 35 mil. Sehingga HNSI Kabupaten Probolinggo, siap melarang kapal pencari ikan yang melanggar Permen no1&no2/2015.

Ketua HNSI Kab Probolinggo, H Fathoni S.Pd, menyatakan sikap dihadapan pengurus DPD HNSI Jatim./hm saudi hasyim jahur

“Yang terpenting, kami mengutamakan kehidupan para nelayan untuk lebih baik. Bila perlu kami akan meloby Pemerintah pusat agar HNSI Kabupaten Probolinggo menjadi prioritas, dimana kami berharap di pantai Kalibuntu dibangun tambat labuh kapal, sehingga kehidupan nelayan bertambah sejahtera,”tutur H Fathoni, dengan rendah hati memohon doa barokah dalam melaksanakan tugasnya.

Setelah anak nelayan, H Fathoni S.Pd, terpilih sebagai Ketua HNSI Kabupaten Probolinggo, langsung membentuk pengurus inti, yakni Sekretaris, Aminullah Yasin S.kom, dan Bendahara, Nurhayati SE.(ton/ind)