Anak Desa & Anak Tukang Becak, Besok Minggu Malam Tanding Tinju di Metro TV

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending, mengaku bangga karena ada seorang pemuda, Zaenal Fatah, anak Desa dan anak dari ayah, Nur Hasan, seorang tukang becak, kini Zaenal berhasil sukses setelah menekuni olahraga berkelai alias olahraga Tinju.

Dari beberapa prestasi dibidang laga Tinju, Zaenah Fatah, berhasil menjuarai tinju tersebut, diantaranya, juara tinju amatir Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) se Jatim dengan meraih juara I di Kota Banyuwangi, di Sumatra Barat, dan di kota Jogja.

“Sebelum saya meraih juara I di berbagai Kota, tahun 2016 hingga 2017, saya pernah juara I bertajuk piala Bupati Probolinggo selama 3 kali,”jelas Zaenal, Sabtu (11/1/2020) melalui ponselnya dan mengaku hari ini masih di Jakarta, untuk tanding tinju lawan Dedi Imprex,
main di kelas bulu 57,1 kg yang akan Live di Metro TV hari Minggu malam (12/1/2020).

LEGENDA tinju Indonesia, Chris John, bersama petinju, Zaenal Fatah, lawan Dedi Imprex.
Dan ayahnya Zaenal, bernama Nurhasan, bersama pamannya, H Achmadi Farid./hm saudi hasyim jahur.

Zaenal Anak Tukang Becak
Selain dikenal anak Desa, Zaenal Fatah, anak dari seorang tukang becak, Nur Hasan, namanya.

Kehidupan sehari-harinya serba kekurangan. Nurhasan, dengan istrinya, Ny Sunama, mempunyai 3 orang anak yakni anak pertama, Jamaluddin, Zaenal Fatah, dan Herawati.

Walau hidupnya pas-pasan, Nurhasan, tetap tabah dan sabar terus ikhtiar dan selalu berdoa agar anaknya menjadi orang yang berguna bagi bangsa.

“Walau saya lagi mancal becak ngantar penumpang, saya selalu mendoakan anak. Bahkan saya hampir semamput, saat ngantar penumpang sejauh 5 KM.”jelas Nurhasan, yang kini umurnya sudah 56 tahun dan masih mengayuh becaknya.

LEGENDA tinju Indonesia, Chris John, mengagas pertarungan tinju nasional bertajuk Boxing Championship yang dilangsungkan di Grand Studio Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/1/2020) malam pukul 21.30 wib./indonesiapost.co

Nasib, Zaenal, kata ayahnya, Nurhasan, selalu bernasib baik. Sewaktu tamat SMP tahun 2010 lalu, Zaenal, sudah putus sekolah tidak meneruskan sekolah ke SMA.

Namun kemudian hari, ada tetangganya, H Hari Ananta, yang saat itu menjadi Kepala Sekolah SMA Leces, membantu Zaenal, dimasukan ke SMA Leces secara gratis.

Disela-sela masuk sekolah di SMA Leces, Zaenal, banyak belajar olahraga tinju.

Usai tamat SMA, lalu Zaenal, masuk ke salah satu camp tinju di Probolinggo.

Suatu kebetulan tahun 2013 ada pertandingan tinju Porprov tingkat Jawa Timur, yang dilaksanakan di kota Banyuwangi.

Al hasil, Zaenal, menjadi duta utusan Pemkab Probolinggo berhasil sukses meraih juara I dalam pertandingan tinju di kota Banyuwangi tersebut.

Atas keberhasilan juara I itu, Zaenal Fatah, mendapatkan penghargaan dari Bupati, H Hasan Aminuddin, saat itu, mendapatkan pekerjaan sebagai honor daerah di Pemkab Probolinggo.

“Alhamdulillah, setelah Zaenal kerja sebagai staf Satpol PP Pemkab Probolinggo, saya mulai jarang kerja becak. Karena sudah sering dibantu ananda, Zaenal,”aku Nurhasan, hingga kini selalu bersyukur dan berterima kasih pada, H Hasan Aminuddin, yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.(aud/ind)