Warga Dukung Polisi Tangkap Debt Collector yang Rampas Mobil Kreditan

MEDAN,Indonesiapost.co – Petugas Polsek (Polisi Sektor) Sunggal, Medan, Sumatra Utara, hari Jumat (5/7/19) menindak tegas dan menahan seorang pria terduga Debt Collector, Ferianta Sinulingga (31) warga Jalan Mayang I Lingkungan III, Kecamatan Tuntungan, karena diduga kuat merampas paksa mobil kredit macet Datsun Go warna putih, tahun 2016, nopol BK 1239 VV, milik Abdul Kadir.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, menjelaskan, pengungkapan kasus perampasan mobil yang dilakukan tersangka, Sinulingga, atas pelimpahkan dari Polsek Delitua.

Pelaku kini ditahan diruang sel Mapolsek Sunggal, karena yang menjadi locus delicti atau tempat kejadian perkara (TKP). “Kami hanya menerima limpahan dari Polsek Delitua, yaitu 1 orang tersangka dan perkaranya akan diproses lebih lanjut di Sunggal,” jelas Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, Minggu (7/7/2019) pada Wartawan.

Saat kejadian, mobil sedang dikemudian oleh korban bernama Putra Ramadona (31) warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Setia, Kecamatan Medan Maimun, menuju tempat wisata Airos Medan Tuntungan.

Oknum Debt Collector, Sinulingga, yang diduga melakukan perampasan mobil diamankan di Mapolsek Sunggal.
Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, juga memeriksa salah satu tersangka begal./indonesiapost.co

Setelah korban keluar dari lokasi obyek wisata tsb, pelaku berjumlah 7 orang yang mengaku bekerja di PT OJN sebagai Debt Collector, dan mendapat tugas melakukan penarikan satu unit mobil Datsun Go,” para Debt Collector
berusaha memberhentikan mobil tersebut.

Namun korban menghindar karena melihat para pelaku ramai-ramai memaksa untuk merampas mobil kreditan tersebut. Korban tidak mau berhenti.

Lalu para Debt Collector berusaha mengejar korban dan memberhentikan mobilnya di simpang Selayang. Korban berusaha menghindar dan akhirnya menyerempet sepeda motor salah satu pelaku.

Saat berada di Simpang Pemda setempat, mobil yang dikendarai korban terjebak macet. Momen itulah dimanfaatkan pelaku beserta rekannya untuk mengadang mobil tersebut.

Bahkan para pelaku memukul-mukul mobil, sembari mengucapkan makian kepada korban, sambil membentak korban untuk keluar dari dalam mobilnya.

Korban tidak berani keluar dari mobilnya, dan pelaku langsung melempari kaca mobil dan kap depan mobil milik korban dengan menggunakan batu.

Beruntung saat terjadi cekcok, melintas anggota polisi yang bertugas di Satuan Brimob sedang berpatroli. Dan kemudian petugas berhasil mengamankan pelaku dan diserahkan ke Polsek Delitua dan diteruskan ke Polsek Sunggal.

DijelaskanKapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, bahwa pelaku yang diduga kuat melakukan perampasan mobil, maka tersangka dikenakan Pasal 365 Ayat (1) jo Pasal 53 dan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Menanggapi hal itu, banyak warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Setia, Kecamatan Medan Maimun, kab Medan, sangat senang ada Debt Collector yang sering meresahkan warga ditangkap Polisi.

“Saya berterima kasih pada Polisi, dengan tindak tegas Debt Collector yang main hakim sendiri dengan cara merampas mobil kreditan. Padahal, dalam aturan menyita barang bukti harus ijin Pengadilan. Tapi Debt Collector sering main rampas.
Makanya, perlu diacungi jempol petugas Polsek Delitua dan petugas Polsek Sunggal,”kata Arifin, Edy hartono, teman korban, siap mendukung ketegasan Polisi tersebut.(tra/ind)