Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo: “Ada Anggota TNI Terlibat NARKOBA, Langsung DIPECAT”.

JAKARTA, indonesiapost.co – Peredaran Narkoba berupa sabu-sabu, dan barang haram lainnya sepeti pil anjing, tak hanya beredar diwilayah kota besar saja namun kini sudah mulai beredar ke desa-desa.

Dalam keprihatinan kasus narkoba ini, menjadi perhatian khusus bagi panglima TNI, Jendral TNI Gatot Nurmantyo, menyatakan, ancaman Narkoba bagi masyarakat sudah mulai bahaya dan tidak kalahnya jika dibandingkan dengan TERORISME.

Apalagi, kata Gatot, persebaran obat-obatan terlarang atau barang haram masuk di Tanah Air ini masif, dan sudah mencapai kawasan perkebunan dan daerah terluar Indonesia.

ai???Dari Tiongkok masuk ke Indonesia menurut informasi itu 250 ton sabu, Satu ton sabu itu bisa dikonsumsi untuk lima juta orang, Ini ancaman berat bagi kitaai???.terang Gatot turut memprihatinkan.

Kepedulian Panglima TNI ini, pihaknya menerapkan hukuman tambahan bagi anggota TNI yang terlibat NARKOBA, yaitu langsung DIPECAT.

Remeron costco

ai???Bayangkan saja, kalau sedang sakau dan latihan menembak siapa pun bisa jadi korban, dari pada seperti itu saya pecat saja,ai???tegas Gatot pada Wartawan.

Terkait dengan penanganan narkoba Indonesia ini, Panglima TNI, Jendrak Gatot,
menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN), yang menggagalkan penyelundupan satu ton sabu di wilayah Serang, Banten, pada Kamis (13/7).

ai???Saya apresiasi pada Kepolisian dan BNN dalam pengungkapan sabu yang berjumlah besar selama Indonesia brdiri ini, “kata Gatot, sambil mengangkat kedua jempolnya.(war/aud)


Paper writing service Buy trazodone without prescription