Ketua Lsm Permasa Kecewa Berat Ocehannya, Fahri Hamzah. Makanya… Mikir…!

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Setelah ada komentar yang keluar dari mulut politikus kelas atas, Fahri Hamzah, wakil Ketua DPR RI di media online WARTAKOTAlive.com, hari Jumat (29/3/2019), yang meminta presiden petahana, Jokowi menyerah, karena menurutnya sudah terkepung.

Kini mulai banyak yang tidak suka tingkah laku, Fahri Hamzah, dengan ocehan yang tidak pantas dikeluarkan itu, karena terkesan menghina Presiden H Jokowi, dan mendahului kehendak Tuhan atau menabrak takdir Allah SWT.

Apalagi dikatakan, lebih
jauh sebelumnya, Fahri Hamzah, telah menyatakan semakin yakin pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bakal memenangi Pilpres 2019.

Lewat akun Twitter @Fahrihamzah, Fahri Hamzah yakin Prabowo Subianto bakal dilantik menjadi Presiden ke-8 RI, karena dari dulu Prabowo Subianto selalu dipanggil 08.

“Penyingkiran @prabowo kali ini akan gagal. Dia akan dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke-8. Dari dulu dia dipanggil 08. Insya Allah ini akan jadi kenyataan. Dia akan memimpin dengan adil dan bijaksana, dia akan menjaga persatuan dan rekonsiliasi,” tulis Fahri Hamzah, yang dikutip WARTAKOTAlive.com, Jumat (29/3/2019).

Dalam hal perkataan inilah, Fahri Hamzah itu, dikecewakan Ketua LSM Permasa (Perkumpulan Masyarakat Bersatu), Hm Saud hasyim jahur, warga Probolinggo, Jawa Timur.

“Seharusnya seorang pemimpin dan wakil rakyat itu, ngomongnya tidak sembrono dan tidak seenaknya. Walau sekarang ini rakyat bebas berbicara, namun sebagai orang ketimuran tetap ber-etika. Mosok ocehannya menabrak takdir yang menyatakan *Presiden Jokowi lebih baik menyerah* karena sudah terkepung. Disinilah, Fahri Hamzah, menambrak takdir Tuhan,” kata H Saud, sapaan akrabnya sambil bertanya-tanya, Presiden Jokowi sudah terkepung, dan terkepung apanya, kok diharuskan mundur. Lucu ocehannya, Fahri Hamzah.

Betapa indah dan menyejukkan, Presiden H Jokowi, duduk berdampingan di saat makan bersama Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. “Makanya, Fahri…. kalau ngomong jangan kasar dan jangan terkesan menghina. Di lain waktu, Fahri Hamsah, pasti bakal makan bersama lagi dengan H Jokowi. Kan gak enak jadi giguk. Makanya…MIKIR…!/indonesiapost.co

Dijelaskan, H Saud, dalam berpolitik tidak abadi dan dinamis, yakni lawan bisa jadi kawan atau kawan bisa jadi lawan. Makanya, Fahri Hamzah, harusnya hati-hati kalau berbicara soal pilpres, sekalipun dirinya mendukung Capres nomer urut 02 Prabowo.

“Dulunya saya bangga pada Fahri Hamzah itu sebagai tokoh reformasi. Namun setelah kini mulai bertingkah banyak ngomong yang terkesan menghina Presiden, sayapun sekarang muak mendengar dan melihat wajahnya.”aku H Saud, seharusnya sebagai wakil ketua DPR RI memberikan contoh yang baik dan bisa sebagai penyejuk umat.

“Kritik membangun boleh, apalagi pak H Jokowi dikenal orangnya sabar dan selalu menerima keluhan rakyatnya walau Jokowi sudah sering di hina tapi diterima dengan senyuman.” tambahnya.

Dijelaskan lebih jauh, H Saud, memberikan pandangan yang positip, bahwa jika H Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, tidak terpilih, mereka akan kembali menjadi pengusaha dan tetap menjadi Kyai yang kharismatik.

H Jokowi kembali ke Solo dengan bisnisnya yg bisa membuat hidup sangat layak, bercengkrama dengan istri, Hj Iriana, Gibran, Ayang, Kaesang, Selvi dan Bobi. Tetap hidup indah dan bahagia.
Sekaligus, KH Ma’ruf Amin, kembali menjadi penasihat para ulama, bahagia menjaga akhlak negeri ini dengan pengajian2nya. Bahagia bersama istri, anak dan cucu2nya. Murid ngajinya tetap berjuta seluruh nusantara, dihormati dan dikhikmati.

Begitu juga, jika Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga tidak terpilih, mereka pun memiliki kehidupan yg indah dan bahagia. Bisa jadi, Prabowo, semoga bisa rujuk dengan Titiek Suharto, berkumpul bahagia bersama keluarganya. Pergi ke sana ke mari mendukung prestasi putranya. Melanjutkan hobby berkuda dan bertani dgn orang2 sekitar rumahnya.

Begitu juga, Sandiaga Uno, juga tetap dengan kehidupannya yg bahagia. Bersama istri cantiknya, anak2nya, meneruskan bisnisnya dan dia tetap menjadi pengusaha muslim yg membawa manfaat banyak untuk negeri ini.

Oleh karenanya, ayo kita sebagai bangsa di NKRI yang dikenal dengan budaya sopan santunnya, kita tetap jaga kerukunan dan kedamaian.
Jauhi hoax, caci maki, adu domba dan propvokasi.
Marilah kita bersatu padu sambut Pilpres dan Pileg ini dengan gembira ria, karena pesta rakyat ini suatu bagian dari demokrasi milik rakyat dan harus kita jaga kerukunan dan kedamaian. Aamiin.(anto/ind)