Ketua GPAN: “Oknum Dua Anggota Dewan Pesta Narkoba Ditangkap, adalah Pengkhianat Rakyat”.

PROBOLINGGO,Indonesiapost.co – Presiden H Jokowi, pernah menyatakan Indonesia Darurat Narkoba. Sehingga Pemerintah berharap, semua elemen masyarakat, penegak hukum, Ulama, Pengusaha, lebih-lebih wakil rakyat yang disebut anggota Dewan, haruslah ikut peduli untuk memberantas narkoba.

Namun yang terjadi, dua oknum anggota DPRD asal Sulawesi, WM dan LH dan seorang ASN berinisial RT yang bekerja di Sekretariat DPRD di Sulawesi, hari Sabtu malam Minggu, ditangkap petugas Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, saat berpesta narkoba di sebuah diskotek di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, membenarkan, penangkapan ketiga orang tersebut. Ketiganya saat ini masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Pusat. “Masih penyelidikan. Untuk informasi lebih lanjut dan pengembangan dari kasus ini, tunggu hasil pemeriksaan dari penyidik,” ungkap Heru, Minggu 22 Maret 2020.

Ketua GPAN (Gerakan Peduli Anti Narkoba) , Brigjen Pol (P) ADV Drs Siswandi SH, geram bhw oknum 2 Dewan itu Penghianat Rakyat./indonesiapost.co

Menanggapi soal penangkapan dua oknum anggota DPRD Sulawesi saat pesta Narkoba itu, membuat keprihatinan masyarakat, karena wakil rakyat seharusnya memberikan contoh yang baik, malah berpesta barang haram yang dilarang oleh Pemerintah.

Begitu juga, Ketua GPAN (Gerakan Peduli Anti Narkoba) , Brigjen Pol ADV Drs Siswandi SH, menanggapi hal itu, sangat geram dan mengecam keras, kalau dua oknum dewan yang sehari-harinya digaji uang rakyat itu, masih nekat berpesta narkoba.

“Seharusnya, dua oknum anggota DPRD memberi contoh yang baik, malah berpesta narkoba. Itu artinya, pengkhianat rakyat”, kesal Siswandi, meminta dua oknum Dewan itu segera dipecat, demi nama baik partainya.

Ketua GPAN (Gerakan Peduli Anti Narkoba) , Brigjen Pol (P) ADV Drs Siswandi SH, mantan Kasat Reskrim Polres Probolinggo tahun 1995, bersama HM Saudi Hasyim Jahur, pimred Indonesiapost.co

Ditegaskan, Siswandi, mantan petinggi BNN, berharap Polisi serius menangani penyidikan anggota DPRD, WM, LH dan ASN, yang telah mencoreng nama institusi negara dan menyakiti hati rakyat itu.

Dengan tertangkapnya ketiga tersangka itu, lanjut Siswandi, sudah jelas oknum Dewan dan ASN, melanggar UU no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Karena para tersangka, orang yang sudah pendidikan, harus diproses hukum dengan tindakan hukuman berat, agar menjadi pelajaran bagi wakil rakyat yang lain,” tegas Siswandi, geli mendengar ada oknum Dewan yang membuat UU, nekat berpesta narkoba.(sis/ind)