Hj Tantri. “Oktober 2019 Ini, Masyarakat Bisa Buat Paspor di Probolinggo. “Alhamdulillah”

JAKARTA,Indonesiapost.co – Masyarakat Kabupaten Probolinggo, dan sekitarnya perlu berbangga diri, pasalnya Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari SE, melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, Tentang Unit Kerja Kantor Imigrasi Kelas I, !kota Malang dan bakal ditempatkan di Kabupaten Probolinggo.

Sehingga masyarakat Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya, untuk membuat paspor, sudah tidak jauh-jauh lagi atau tidak harus ke kota Malang, Jember dan Surabaya, namun cukup mengajukan atau membuat paspor di kantor Unit Kerja Imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pemkab Probolinggo, di wilayah Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo,Hj Puput Tantriana Sari SE dan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, Ronny F Sompie, tandatangani kerjasama. Dan Tim Percepatan Pendirian UKK Kab Probolinggo, melakukan study banding ke UKK Kab Bojonegoro./indonesiapost.co

Penandatangan (teken) oleh Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari, SE dengan Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny F Sompie, dilaksanakan hari Jum’at (6/9/2019) siang, di ruang pertemuan gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM RI, Jakarta Selatan.

“Mohon doa restunya seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo, selama satu bulan kedepan kami sedang berupaya untuk menyempurnakan segala kebutuhan sarana prasarana yang dibutuhkan kantor UKK (Unit Kerja Kantor) Imigrasi, mulai dari server jaringan internet, Teknologi Informasi serta SDM yang memadai,” kata Bupati Hj Tantri, disampaikan pada Wartawan, Jumat (6/9/19) dan mengaku bulan Oktober 2019 ini sudah mulai kerja atau sudah beroperasi.

Sedangkan SDM pun telah disiapkan dengan sumber daya yang memadai sesuai kriteria yang dibutuhkan melalui SK Bupati Probolinggo.

“Kami sudah tanda tangani beberapa waktu yang lalu. Jadi secara keseluruhan progres persiapan telah kami cukupi dan Insya Allah target bisa kita capai,” tandasnya.

Sementara Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, Ronny F Sompie, mengatakan, keberadaan kantor UKK Imigrasi Kelas I, TPI Malang di Kabupaten Probolinggo ini merupakan langkah strategis dalam rangka melayani masyarakat lebih baik. Terutama pelayanan pengajuan pembuatan paspor dan pelayanan terhadap warga asing terkait perpanjangan ijin tinggal.

“Termasuk juga lebih memudahkan pengawasan keimigrasian di wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo dan tiga kabupaten di sekitarnya. Jadi adanya kantor UKK di Kabupaten Probolinggo akan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai perpanjangan tangan pelayanan dari kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang,” pungkasnya.

Perlu diketahui, dalam pelaksaan MUo perjanjian kerja sama itu, turut serta ke Jakarta mendampingi Bupati Probolinggo, Hj Tantri, diantaranya, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, HM. Sidik Widjanarko, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, H Hadi Prayitno, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, H Tutug Edi Utomo, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian, Yulius Christian, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, H Prijono, Kabag Administrasi Pemerintahan M. Sjaiful Efendi, Kabag Hukum Santoso, Kabag Pengadaan Barang/Jasa Mariono, Kabag Humas, Protokol dan Rumah Tangga, Heri Mulyadi, serta perwakilan dari Badan Keuangan Daerah dan Dinas Tenaga Kerja sebagai Tim Percepatan Pendirian UKK (Unit Kerja Kantor) Imigrasi di Kabupaten Probolinggo.(inf/ind).