Hasan Aminuddin, Acungi Jempol Mentri LHK, Siti Nurbaya. Indonesia Raih Rp 1,5 Triyun Atas Keberhasilan PEGRK

JAKARTA,Indonesiapost.co –
Atas kerja keras Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya, tentang keberhasilan Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (PEGRK) dari kegiatan deforestasi dan degradasi hutan (REDD+), menjadikan Indonesia meraih dana senilai USD103,78 juta atau Rp1,5 triliun.

Pendanaan ini diberikan oleh Global Climate Fund (GCF) dalam skema result based payment (RBP), atas keputusan Tim yang ditunjuk oleh sekretariat Konvensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim atau United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan Aminuddin Msi, dan Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya./Indonesiapost.co

Keberhasilan tersebut, mendapat tanggapan positip dari mitra kerjanya Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan Aminuddin Msi, mengapresiasi dan acungkan jempol untuk Mentri LHK, Siti Nurbaya.

“Sebagai mitra kerja di Komisi IV DPR, keberhasilan KLHK ini tentu harus diapresiasi. Bertahun-tahun Indonesia terus menerus dihantui kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan polusi. Tapi kali ini, berita gembira datang karena LHK berhasil melakukan pengurangan emisi sekitar 20,3 juta ton karbon dioksida,” kata H Hasan Aminuddin, pada Wartawan, Jumat (28/8/2020).

Legislator NasDem itu memaparkan, ini adalah prestasi yang luar biasa dari Ibu Siti dan tim di KLHK, bisa mendapatkan kucuran dana dari Global Climate Fund (GCF), yang sudah melalui proses cukup panjang dan tidak mudah.  

Pembayaran dilakukan berbasis keberhasilan penurunan emisi dari REDD+ (Pengurangan Emisi Dari Deforestasi dan Degradasi Hutan), dengan laporan penurunan emisinya telah diverifikasi Tim Teknis Independen yang ditunjuk Sekretariat UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change).

“Ini adalah sukses anak bangsa, sukses kita semua yang juga suksesnya masyarakat, yang telah menjaga hutan dan lahan dari kebakaran di bawah kendali ibu Siti Nurbaya,” ungkap H Hasan, sapaan akrabnya, yang juga Ketua DPW Nasdem DKI ini.

Keberhasilan yang telah ditunjukkan Siti Nurbaya bersama jajarannya di KLHK, sekaligus menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia tidak hanya berkomitmen terhadap perubahan iklim, tapi juga telah ditunjukkan berupa capaian konkrit dalam bentuk pembayaran tersebut.

“Prestasi ini tentu menjadikan kita semua bisa berharap, kalau bangsa Indonesia itu bisa. Sekarang kita makin pede dalam bekerja. Informasi keberhasilan ini harus digaungkan agar kerja bersama Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat telah berhasil,” ujar mantan Bupati Probolinggo dua periode 2003-2013.

Dengan kucuran dana sekitar Rp1,5 triliun  dari GCF itu, tambah H Hasan, tentu semakin meringankan beban Indonesia yang masih bergelut dengan pandemi Covid-19.(san/ind)