22 Anggota DPRD Kota Malang Ditahan KPK, 19 Lainnya Menyusul. Lalu Siapa Yang Salah?

Masyaallah…Aduh…Capek Deh !!
Dari 45 anggota DPRD Kota Malang, ada 41 anggota DPRD Korupsi dan sekarang ditanganani KPK. Bahkan 22 anggota DPRD tsb sudah ditahan KPK, dan yang lain menyusul.

Ngeri… uang rakyat di korupsi dibuat bacaan.
Lalu ada pertanyaan. Siapa yang salah ?????? Mungkin yang cocok menjawab adalah penyanyi senior Ebid Giadi.”Tanya pada rumput yang bergoyang.”

Apalagi kita mendengar banyak berita bahwa masih ada oknum-oknum partai memakai MAHAR, bila ingin menjadi calon anggota DPRD. Tapi tidak semua partai yang meminta mahar, dan masih ada partai yang tidak meminta Mahar.

“Partai tanpa mahar itulah yang perlu kita perjuangkan. Tanpa harus memilih partai A, B dan C. Yang penting cari partai tanpa Mahar.”

22 anggota DPRD Kota Malang, pakai rompi orange siap dimasukkan sel tahanan KPK./indonesiapost.co

Begitu juga, yang lebih fatal rakyat sudah pinter bahwa bila ada calon anggota DPRD, kebanyakan Caleg dimintai uang sebagai dana cip cicip. Sehingga apa yang terjadi ini, merupakan lingkaran syetan.

Hal ini sudah tidak asing lagi, kalau si oknum anggota DPRD yang terpilih, pastinya si Caleg menghabiskan dana ratusan juta sebagai dana logistik. Sehingga ada pribahasa, si anggota Dewan “makan buah simalaka” Artinya, maju kena salah, mundur juga kena salah.

Kenapa? Yaitulah… kalau caleg tidak pakai duit, kebanyakan tidak terpilih. Begitu juga, kalau pakai duit habisnya ratusan juta, dan sudah bisa dipastikan calegnya terpilih sebagai anggota Dewan.

Dan bila sudah terpilih duduk dikursi DPRD, oknum Dewan tersebut bukanlah senang gembira ria, tapi masih ada rasa kebingungan dan terbenak dalam hatinya. “Agar uang modal kita bisa kembali, dengan cara apa ya…untuk bisa balik modal? Akhirnya, sangat terpaksa oknum anggota DPRD Kota Malang itu melakukan korupsi.

Makanya, saya tidak heran dan tidak kaget bila mendengar oknum DPRD bancaan korupsi. Malah saya merasa kasihan. Karena? Karena uang modal caleg belum balik, eh… masih apes lalu ditangkap pula oleh KPK. Kasihan..!!!!

Yo ayo…! Semua nya kita koreksi diri… Pilih pemimpin tidak harus pakai duit atau tidak harus dimintai duit. Begitu juga, Partai juga tidak usah pakai Mahar. Kita semua memilih pemimpin secara ikhlas dan jujur. Semoga kita selalu mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. “Ihdinas shirotol mustaqim, tunjukkanlah kami kejalan yang lurus”. Aamiin.(hm saud)