Wow… Lereng Gunung Argopuro Probolinggo, Layak Potensi Spot Panjat Tebing Taraf Nasional

PROBOLINGGO,indonesiapost.co – Destinasi objek wisata alam di Kabupaten Probolinggo, tak hanya wisata Gunung Bromo, tempat Pertapaan Patih Gajah Madakaripura, wisata pantai di pulau Giliketapang, ternyata pemandangan indah di Kabupaten Probolinggo juga menyimpan banyak potensi wisata tersembunyi.

Khususnya di lereng utara Gunung Argopuro yang membentang diwilayah Kecamatan Tiris hingga Kecamatan Krucil, kaya akan keragaman hayati, karakter alam yang masih perawan sehingga bisa mengundang penyuka olahraga ekstrim untuk turut mengeksplorasi.

Siapa sangka tebing gunung Argopuro bisa menjadi wisata alam eksotis yang menjadi ciri khas pesona wisata alam yang berlokasi Ranu Agung, Kecamatan Tiris, yang dikenal air terjun Kalipedati dan Hyang Darungan di Kecamatan Krucil, juga memiliki reputasi mengagumkan bagi para pegiat olahraga panjat tebing Indonesia.

Akhir Januari 2019 ini, tim Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur bersama Pengurus Cabang FPTI Kabupaten Probolinggo dan club panjat tebing lokal berkesempatan mensurvey tiga lokasi tersebut.

Dalam survey tersebut tim meneliti karakter batu, mengamati kondisi alam serta mengukur kedalaman dan keamanan dasar air pada tebing yang berada di Ranu Agung.

Keindahan pemandangan destinasi wisata dilereng Gunung Argopuro yang membentang dari wilayah Kecamatan Tiris, hingga Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo kini menjadi incaran pengusaha untuk diperemak menjadi obyek wisata ekstrim panjat tebing bertaraf Nasional, sebagai pendukung wisata Gunung Bromo yang sudah bertaraf Internasional./hm saud

Witjaksono, Kepala Bidang Tebing Alam pada Pengcab FPTI Kabupaten Probolinggo menjelaskan, tebing alam di tiga lokasi tersebut masing-masing memiliki karakter dan klasifikasi yang berbeda. Tebing Hyang Darungan lebih pas untuk Bordering (skill climbing), tebing alam Kalipedati yang lebar dan ekstrim lebih tepat untuk profesional expert yaitu extreme rock climbing.

“Sedangkan tebing Ranu Agung sangat cocok untuk kelas panjat tebing yang saat ini sedang digemari yaitu deep water solo climbing. Jadi olahraga panjat tebing pada kelas ini tanpa menggunakan alat sedikit pun dan mengandalkan kedalaman air dibawahnya sebagai pengaman utama saat jatuh,” papar Jackey, sapaan akrab bapak dua anak ini.

Jackey mengemukakan FPTI Jatim akan lebih dulu mengembangkan spot panjat tebing di Ranu Agung untuk kemudian di publikasikan dengan baik. Bahkan karakter yang dimiliki oleh tebing Ranu Agung boleh dikatakan satu – satunya di Indonesia dimana tebingnya sangat aman untuk di panjat langsung dan memiliki grade yang lengkap, mulai untuk pemula sampai pemanjat tebing expert.

Oleh karena itu kata jackey, dua bulan setelah giat survey tersebut akan menyusul agenda berikutnya yaitu pembuatan jalur untuk pemasangan anchor dan hanger sebagai media pemasangan carmantle (tali khusus untuk panjat tebing). “Mohon doa restu InsyaAllah tebing Ranu Agung bakal ketempatan salah satu hajat FPTI Jatim yaitu Gatering FPTI,” ungkap Jackey, mengaku keindahan lokasi panjat tebing itu bisa masuk taraf Nasional.

Lebih lanjut alumni Universitas Zainul Hasan ini mengutarakan Kabupaten Probolinggo sangat kaya akan spot olahraga panjat tebing. Dan tebing alam yang dimiliki Kabupaten Probolinggo tidak kalah eksotis dan menantang dibanding daerah lain.

“Sebenarnya olahraga rock climbing juga banyak diminati di Kabupaten Probolinggo, hanya sarana saja yang belum siap. Oleh karena itu bersama FPTI Jawa Timur, Pengcab FPTI Kabupaten Probolinggo akan mengupayakan untuk segera memiliki sarana rock climbing,” tandasnya.(dra/ind)